5 Tips Sukses Homeschooling PAUD untuk Pengalaman Belajar Terbaik di Rumah

tips-sukses-homeschooling-paud

Usia 0-6 tahun digadang-gadang sebagai golden age, di mana perkembangan otak anak-anak berkembang dengan sangat pesat. Sejalan dengan yang disampaikan oleh dokter Maria Montessori, yang menyebut otak anak usia dini, yakni 0-6 tahun, diibaratkan sebagai spons yang menyerap segala sesuatu yang didapatkannya dari lingkungan dengan cepat dan tanpa filter.

Sebagai orang tua, tentu saya ingin mengoptimalkan masa-masa absorbent mind anak saya dengan hal-hal baik untuk bekalnya di kemudian hari. Saya ingat betul bagaimana bersemangatnya saya untuk memberikan berbagai stimulasi untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak saya di usianya yang masih dini.

Saya belajar dari berbagai sumber untuk menciptakan kurikulum pembelajaran agar dapat memberikan stimulasi dan pengalaman belajar terbaik baginya meski dari rumah.

Namun, ada kalanya saya merasa mandeg, nggak ada ide dan bingung harus main apa lagi sama dia? Tentunya di rentang usianya saat itu, gadget tidak masuk ke dalam opsi saya untuk memberikannya hiburan. Dari sana, saya merasa bahwa sangat penting untuk memiliki partner dalam hal pendidikan anak usia dini, salah satu pilihan yang bisa dilakukan adalah mengambil homeschooling PAUD.

Tentang Homeschooling PAUD

Homeschooling untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah praktik memberikan pendidikan formal kepada anak-anak prasekolah di lingkungan rumah. Pendidikan ini dilakukan dengan pengawasan orang tua atau wali sebagai pengajar utama.

Saat ini, homeschooling PAUD semakin berkembang dan banyak dipilih sebagai alternatif bagi orang tua yang ingin lebih terlibat langsung dalam proses pendidikan anak-anak mereka sejak usia dini.

Baca juga: Menjelaskan Kematian pada Anak Usia Dini

Dalam konteks PAUD, homeschooling menawarkan kesempatan untuk memberikan pendidikan yang lebih individual dan disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak. Anak-anak pun lebih memungkinkan belajar dalam lingkungan yang lebih akrab dan nyaman yakni rumah mereka sendiri.

Salah satu aspek penting dari homeschooling PAUD adalah fleksibilitas yang membuat kegiatan pembelajaran ini semakin banyak dipilih oleh para orang tua. Mereka dapat menyesuaikan jadwal belajar sesuai dengan kebutuhan dan minat anak-anak mereka. Orang tua pun dapat memilih metode pembelajaran yang paling sesuai dengan gaya belajar setiap individu.

homeschooling-paud

Hal ini tentunya memungkinkan anak-anak untuk belajar dengan ritme mereka sendiri, tanpa tekanan untuk menyesuaikan diri dengan jadwal atau kurikulum yang ditetapkan secara ketat seperti yang diaplikasikan di sekolah.

Selain fleksibilitas, dengan homeschooling PAUD, orang tua akan lebih terlibat secara langsung dalam perkembangan akademik, emosional, dan sosial anak-anaknya. Dengan memegang peran sebagai pengajar utama di rumah, orang tua dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih terarah dan penuh perhatian, serta memperkuat bonding dengan anak-anak.

Meski demikian, homeschooling PAUD sangat memerlukan komitmen dan upaya yang besar dari orang tua. Konsistensi dan kolaborasi orang tua sebagai penaga pendidik utama di rumah diperlukan untuk mensukseskan pembelajaran anak-anak. Banyak yang percaya bahwa manfaat jangka panjang dari model pendidikan seperti ini akan jauh melebihi tantangan yang ada.

Tips Sukses Homeschooling PAUD

Frens, sukses atau tidaknya aktivitas pembelajaran di rumah dengan model homeschooling ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor. Kesuksesan dari kegiatan homeschooling ini juga tidak bisa dirasakan secara instan, namun butuh proses dan dapat terlihat di kemudian hari, salah satunya adalah ketika anak enjoy dengan aktivitas belajar.

Untuk anak usia dini, sebagai orang tua saya lebih menekankan bagaimana menciptakan proses belajar yang menyenangkan, minim trauma dan membuat anak enjoy dengan apa yang dilakukannya. Hal-hal tersebut lebih saya utamakan ketimbang cepat tidaknya anak saya menguasai baca tulis hitung di usianya yang masih dini tersebut.

Baca tentang: Manfaat Mengenalkan dan Menanamkan Rasa Cinta Alam pada Anak Usia Dini

Oleh karenanya, untuk dapat mensukseskan aktivitas belajar secara homeschooling di rumah, ada beberapa tips yang bisa diterapkan:

homeschooling-paud-altaschool

1. Menyesuaikan Pembelajaran dengan Minat dan Perkembangan Anak

Setiap anak memiliki minat, kekuatan, dan kebutuhan yang unik. Saya pernah mendengar ungkapan bahwa setiap anak adalah bintang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk menyesuaikan metode pembelajaran dan materi pelajaran dengan karakteristik dari masing-masing anak.

Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan observasi seperti memperhatikan minat anak, mengamati perkembangannya, dan mengintegrasikan kegiatan belajar yang sesuai dengan minat yang dimiliki anak.

2. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Menyenangkan

Lingkungan belajar yang nyaman dan menarik dapat meningkatkan motivasi dan konsentrasi belajar anak. Mengkondisikan anak usia dini untuk bisa selalu tenang dan mengikuti arahan memang tidak selalu mudah. Namun, bukan berarti orang tua harus memaksa anak-anaknya untuk bisa terus mengikuti instruksi.

Dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menstimulasi kebutuhan belajar anak, mereka akan lebih tertarik untuk bisa aktif dan terlibat dalam kegiatan belajar. Misalnya saja dengan menyediakan buku-buku yang menarik, serta ruang belajar yang terorganisir dengan baik. 

Selain itu, memanfaatkan teknologi seperti aplikasi edukasi atau media interaktif juga dapat menjadi tambahan yang menyenangkan dalam proses pembelajaran.

3. Memperhatikan Keseimbangan Materi Pembelajaran dan Bermain

Anak usia dini memang sudah fitrahnya bermain, ya. Jangan heran kalau mereka cepat bosan ketika menerima materi yang monoton dan menuntutnya untuk selalu duduk diam menyimak materi belajar. Sehingga, porsi belajar dan bermain pun harus disesuaikan dengan kemampuan dan fokus anak.

Nggak salah juga kalau orang tua bisa membuat kegiatan stimulasi dan belajar sembari bermain. Hal tersebut memiliki peran penting dalam perkembangan anak, seperti mengembangkan keterampilan sosial, motorik, dan kreativitas.

Baca juga: Stimulasi Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Art and Craft

Orang tua perlu memastikan bahwa waktu belajar yang terstruktur diimbangi dengan waktu bermain yang cukup, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara holistik.

4. Melibatkan Anak dalam Proses Pembelajaran

Orang tua dapat mengajak anak untuk memilih topik pembelajaran, melakukan eksperimen atau proyek bersama, serta memberikan kesempatan bagi anak untuk berbagi ide atau pandangan mereka.

Dengan melibatkan anak secara aktif, mereka akan merasa lebih terlibat dan bersemangat dalam belajar.

5. Memilih Partner Belajar yang Tepat

Tips terakhir yang dapat mendukung kesuksesan kita untuk menjalankan homeschooling PAUD adalah dengan memilih partner belajar dan bertumbuh yang tepat. Bukan hanya untuk anak saja, tapi juga orang tua agar dapat membersamai proses pembelajaran dengan lebih komprehensif dan terstruktur.

Saat ini, opsi pembelajaran jarak jauh (daring) menjadi salah satu opsi yang digemari oleh para oranfg tua yang menerapkan homeschooling. Salah satu metode pembelajaran yang banyak diterapkan dan dianggap cukup efektif adalah blended learning dengan konsep live teaching interaktif.

Alta School, adalah sekolah online yang menerapkan metode tersebut dan bisa menjadi pilihan orang tua yang sedang bingung mencari partner untuk homeschooling PAUD.

Alta School, Homeschooling PAUD untuk Pengalaman Belajar Terbaik di Rumah

Sukses beradaptasi di tengah pandemi, Alta School hadir sebagai sekolah online dengan metode blended learning yang sudah menerapkan konsep live teaching interaktif dan aktivitas mandiri yang dilakukan oleh para siswa, di mana hal tersebut setara dengan sekolah konvensional.

Menariknya, orang tua bisa memilih Alta School yang sudah terakreditasi B ini sebagai sekolah PAUD utama atau pendamping dengan waktu belajar yang bisa disesuaikan dengan masing-masing aktivitas keluarga.

testimoni-alta-school-paud

Ada 7 fasilitas belajar yang diberikan oleh Alta School untuk para siswanya yakni:

1. Live Teaching Interaktif

Di Alta School, anak-anak akan melakukan sesi live teaching dengan guru sebanyak 5 hingga 6 kali dalam seminggu. Durasi untuk masing-masing pertemuan adalah sekitar 40 sampai 60 menit.

2. Home Based Project

Meskipun berbasis online, karena menerapkan blended learning, anak-anak tetap akan melakukan aktivitas home based project secara offline yang didampingi oleh orang tua atau wali sebagai pendidik utama di rumah.

Project ini bisa disesuaikan dengan minat, bakat dan juga kegemaran anak sehingga sangat fleksibel dan mendukung kreativitas anak-anak di usia dininya.

3. Pendidikan Karakter

Homeschooling PAUD Alta School memiliki sesi konseling dan mindfulness untuk mendukung kecerdasan sosio-emosional dari para siswanya.

4. Modul

Materi belajar untuk siswa homescooling di jenjang PAUD bisa diakses melalui modul digital yang sudah disusun sesuai dengan kurikulum yang diterapkan oleh Alta School.

5. Learning Kit

Setiap 2 bulan sekali, learning kit akan dikirimkan ke rumah masing-masing siswa di mana semua sarana penunjang kegiatan belajar sudah tersedia di dalamnya.

6. Aktivitas Mandiri (Self Assessment)

Salah satu kelebihan dari homeschooling adalah materi kelas yang bisa dipersonalisasi dan disesuaikan dengan kemampuan dari masing-masing anak.

7. Laporan Pembelajaran

Sebagai partner belajar anak-anak dan orang tua di rumah, Alta School akan memberikan hasil perkembangan belajar anak setiap bulan dan per semesternya. Ada juga sesi parents meeting yang membuat guru dan orang tua dapat berdiskusi lebih banyak mengenai perkembangan anak-anaknya.

Homeschooling Alta School ini terdiri dari 2 jenjang yakni Alpha, untuk anak-anak berusia 4 - 5 tahun dan Beta, untuk anak-anak yang berusia 5 - 6 tahun. Selain kelas Reguler, Alta School juga membuka kelas Bilingual dengan program setara sekolah nasional plus.

testimoni-alta-school

Untuk Parents yang tertarik dengan Alta School sebagai partner homeschooling PAUD, berikut saya spill juga nih biaya pembelajaran paket Reguler maupun Bilingualnya:

biaya-belajar-alta-school
Biaya belajar di Alta School untuk jenjang PAUD

Homeschooling PAUD menjadi pilihan yang menarik bagi banyak orang tua yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya dari rumah di usia dini. Salah satu manfaat dari metode pembelajaran ini adalah memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dalam lingkungan yang lebih terfokus. Perhatian penuh pun diberikan pada kebutuhan dan minat anak-anak.

Selain itu, memungkinkan anak-anak untuk mengembangkan hubungan yang lebih erat dengan orang tua mereka, karena mereka menjadi mentor utama dalam proses pembelajaran.

Untuk mendapatkan kesuksesan dalam metode belajar secara homeschooling bagi anak usia dini, penting untuk mengingat bahwa setiap langkah yang diambil oleh orang tua memiliki dampak yang besar pada perkembangan anak-anak.

Baca juga: Mengajarkan ragam Emosi Melalui Buku Seri Mengenal Emosi

Melalui pendekatan personal, lingkungan belajar yang mendukung, serta keterlibatan orang tua yang aktif, homeschooling PAUD dapat menjadi pilihan yang tepat untuk memupuk kemandirian, kreativitas, dan rasa percaya diri pada anak-anak.

Jangan lupa juga untuk memilih partner homeschooling yang bisa mendukung perkembangan anak sesuai dengan tingkatan usianya seperti Alta School.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Wah, bisa dicoba nih
    Homeschooling paud bareng Alta school pasti seru

    BalasHapus
  2. Wahh menarik nih infonya. Buat persiapan, kali2 butuh referensi.. hihiyyy...

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉

Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍