Sebagai ibu menyusui, saya menjadi salah satu penerima MBG bersama putri saya yang usianya saat ini 13 bulan. Beberapa minggu belakangan, terutama menjelang Ramadan dan sampai sekarang, salah satu menu MBG-nya selalu buah kurma. Mentang-mentang Ramadan era sih kayaknya..
Karena MBG-nya rapelan (Senin diberikan untuk sampai hari Rabu, dan Kamis diberikan untuk sampai hari Sabtu), dalam sehari saya bisa mendapatkan 6 plastik kurma berisi 3 buah setiap plastiknya. 3 plastik untuk saya, 3 plastik lainnya untuk anak saya. Masalahnya, saya dan anak-anak nggak sesering itu juga makan kurma.
Akhirnya, plastik-plastik kurma pun menumpuk di kulkas. Mikir dong ya saya, diapain ni kurma biar cepet habis? Saat mencari inspirasi di media sosial, kayaknya kalau dibuat susu kurma enak juga! Bisa dikonsumsi sama anak-anak dengan lebih mudah pula.
Belakangan ini, susu kurma memang semakin populer sebagai minuman andalan selama puasa. Kombinasi susu yang kaya nutrisi dan kurma yang dikenal sebagai sumber energi alami membuat susu kurma dianggap praktis tapi tetap menyehatkan.
Baca juga: Target Ramadan Realistis untuk Ibu Menyusui
Banyak orang memilihnya untuk membantu menjaga stamina, mempercepat pemulihan energi setelah berbuka, hingga mendukung daya tahan tubuh selama Ramadan.
Tapi sebenarnya, apa sih yang membuat susu kurma begitu cocok dikonsumsi saat berpuasa? Yang beneerr bisa bikin tubuh tetap fit seharian?
Nah, di artikel ini saya akan bahas 5 alasan utama kenapa susu kurma bisa jadi pilihan tepat untuk menjaga kebugaran tubuh selama berpuasa. Yuk, simak sampai selesai 🙂
1. Sumber Energi Alami yang Cepat Diserap Tubuh
Salah satu alasan utama kenapa susu kurma cocok dikonsumsi saat berpuasa adalah karena kandungan energinya yang cepat diserap tubuh. Ternyata, frens, kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang bisa langsung digunakan sebagai sumber energi setelah seharian berpuasa.Inilah alasan mengapa kurma sering jadi pilihan pertama saat berbuka. Ketika dipadukan dengan susu yang mengandung protein, lemak sehat, dan karbohidrat, tubuh kita nggak cuma dapat dorongan energi yang cepat, tapi juga lebih stabil dan tahan lama.
Minum susu kurma saat sahur juga bisa membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama sepanjang hari. Energi yang dilepaskan secara bertahap membantu mengurangi rasa lemas, pusing, atau mudah lapar saat beraktivitas.
2. Membantu Menjaga Hidrasi Tubuh
Selain membantu mengembalikan energi, susu kurma juga memiliki peran dalam menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa. Saat tidak minum selama berjam-jam, tubuh kita pastinya rentan mengalami kekurangan cairan yang bisa memicu rasa haus, pusing, hingga sulit berkonsentrasi.
Nah, susu mengandung cairan sekaligus elektrolit alami yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Ditambah lagi, kurma kaya akan mineral penting seperti kalium yang berperan dalam menjaga fungsi otot dan keseimbangan cairan.
Mengonsumsi susu kurma saat sahur atau berbuka bisa membantu tubuh lebih siap menghadapi periode tanpa asupan cairan yang panjang. Tubuh jadi lebih terhidrasi dengan baik, sehingga aktivitas harian bisa tetap berjalan lancar tanpa mudah merasa lemas atau dehidrasi.
Dengan cairan dan mineral yang cukup, tubuh juga bisa bekerja lebih optimal sepanjang hari puasa.
3. Mendukung Sistem Pencernaan Tetap Sehat
Perubahan pola makan selama berpuasa sering kali memengaruhi sistem pencernaan. Di samping itu, kurangnya asupan serat bisa bikin perut terasa tidak nyaman, kembung, bahkan sembelit. Nah, di sinilah susu kurma bisa membantu.
Kurma dikenal kaya akan serat alami yang berperan penting dalam menjaga kelancaran sistem pencernaan dan membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan pola makan selama Ramadan.
Baca juga: Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Ramadan
Selain itu, tekstur susu kurma yang lembut juga membuatnya lebih mudah dicerna. Mengonsumsinya saat berbuka dapat membantu sistem pencernaan bekerja secara bertahap tanpa terasa terlalu berat. Dengan pencernaan yang lebih nyaman dan lancar, tubuh pun bisa menyerap nutrisi dengan lebih optimal, sehingga kondisi tetap fit selama menjalani puasa.
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Perubahan pola makan dan waktu istirahat saat berpuasa bisa membuat daya tahan tubuh menurun kalau asupan nutrisi tidak tercukupi. Susu kurma bisa jadi salah satu pilihan yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi penting selama puasa.
Susu mengandung protein, vitamin, dan mineral yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh tetap optimal, sementara kurma kaya antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.
Baca tentang: Tips Berpuasa Saat Ramadan bagi Penderita Asam Lambung
Kombo dari nutrisi tersebut membantu sistem imun bekerja lebih baik, sehingga tubuh tidak mudah lelah atau terserang penyakit selama menjalani puasa. Dengan daya tahan tubuh yang terjaga, kalian bisa tetap menjalani aktivitas harian dengan nyaman.
5. Membantu Tubuh Tetap Fit dan Tidak Mudah Lelah
Alasan terakhir yang membuat susu kurma cocok dikonsumsi saat berpuasa adalah karena minuman ini membantu tubuh tetap fit dan tidak mudah lelah sepanjang hari.
Kombinasi karbohidrat alami dari kurma, protein dari susu, serta berbagai vitamin dan mineral penting memberikan dukungan nutrisi yang cukup lengkap. Nutrisi ini membantu menjaga kestabilan energi tubuh, sehingga kita nggak gampang drop, lesu, atau kehilangan fokus saat menjalani puasa.
Selain itu, asupan nutrisi yang seimbang juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa. Ini penting untuk mencegah rasa lemas mendadak atau keinginan makan berlebihan saat berbuka.
Dengan tubuh yang lebih bertenaga dan stamina yang terjaga, tentunya kita bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman, tetap produktif, dan beraktivitas tanpa mudah kehabisan energi.
Resep Susu Kurma Praktis
Okay, kita udah tau sekarang bagaimana kurma dan susu bisa menjaga kebugaran selama berpuasa. Sekarang, coba yuk recook resep susu kurma yang praktis dan gampang banget berikut:
Bahan:
- 5–7 buah kurma (buang bijinya)
- 250 ml susu (bisa susu sapi, susu almond, atau susu oat)
- 3–4 es batu (opsional, jika ingin dingin)
- 1 sendok teh madu (opsional, jika ingin lebih manis)
- Rendam kurma dalam air hangat sekitar 5–10 menit agar lebih lembut (opsional tapi disarankan).
- Masukkan kurma dan susu ke dalam blender.
- Tambahkan madu dan es batu jika suka.
- Blender hingga halus dan creamy.
- Tuang ke gelas dan siap diminum.
Gampang bingits, kan? Supaya lebih creamy, kurmanya bisa menggunakan kurma Medjool yang lembut. Bisa ditambah kayu manis bubuk atau vanila untuk aroma lebih wangi, dan simpan di kulkas 1–2 jam kalau ingin diminum dingin tanpa es. Kalau untuk sahur, biar lebih friendly ke perut nggak perlu dingin juga nggak apa-apa.
Gimana, tertarik untuk membuat susu kurma supaya lebih bugar selama berpuasa?
Artikel ini ditulis untuk mengikuti Challenge Menulis IIDN hari ke-3.



0 Komentar
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉
Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍