klinik-kehamilan-sehat

Di tahun 2018 silam, sebulan setelah menikah, Allah langsung memberikan saya kepercayaan untuk menjadi orang tua. Saya sendiri tidak menyangka akan hamil secepat itu, padahal saya tidak menjalankan program hamil khusus. 

Dokter spesialis kandungan yang menangani saya pada saat itu pun cukup terkejut, karena mendapati ada kista dan miom di dalam rahim saya yang mana biasanya kondisi tersebut membuat seseorang sulit hamil.

Dengan kondisi kehamilan saya pada saat itu, ditambah morning sickness yang saya alami di trimester pertama membuat saya lumayan stress. Saya merasa sakit dan tidak bisa menjalankan aktivitas normal seperti biasanya.

Akan tetapi saya sadar, hal ini tidak baik untuk saya sendiri maupun bayi yang ada di dalam kandungan. Saya pun berusaha untuk lebih semangat dengan memperkaya pengetahuan dan mengaplikasikan tips kehamilan sehat serta cara mengusir stress pada saat hamil.

Dampak Stress pada Ibu Hamil dan Janin

kehamilan-sehat-minim-stress
source : freepik


Pengaruh perubahan hormon pada ibu hamil memang membawa banyak perubahan pada kestabilan emosi. Saya merasakan betul, dari yang biasanya apa-apa woles, dikit-dikit jadi baper, sedih, marah dan campur aduk dengan emosi lainnya.

Kadang saya heran dengan diri sendiri, padahal saya sangat bersyukur dan senang dengan kehamilan ini, but why rasanya kok jadi nano-nano banget? Setelah membaca dan mencari tahu, ternyata perubahan emosi pada ibu hamil ini memang wajar.


Wajar, akan tetapi saya nggak bisa terus-terusan mewajarkan emosi saya yang mudah berubah seperti itu terus menerus. Apalagi ketika saya banyak merasakan emosi negatif, otomatis akan berpengaruh terhadap janin dalam kandungan.

Stress pada ibu hamil pun membawa dampak yang tidak baik pada janin, di antaranya :

1. Menghambat Pertumbuhan Janin

Ternyata, ketika seorang ibu hamil merasa stress atau bahkan depresi karena tingginya hormon kortisol, maka asupan oksigen ke janin melalui pembuluh darah akan berkurang karena menyempitnya pembuluh darah.

2. Berpengaruh Terhadap Tempramen Bayi

Ini sih yang paling membuat saya termotivasi untuk menghempaskan stress berlebihan dan menerapkan tips kehamilan sehat. Saya nggak mau anak saya nantinya jadi anak yang memiliki tempramen sumbu pendek.

Hasil penelitian memang menunjukkan bahwa ada korelasi antara stress berlebih yang dialami oleh ibu hamil dengan tempramen bayi setelah lahir kelak.


3. Meningkatkan Kemungkinan Terjadinya Gangguan Tidur pada Bayi

Hormon stress bernama kortisol yang diproduksi ibu hamil, apabila berlebihan maka akan menyebabkan gangguan tidur pada bayi setelah ia lahir.

Tiga hal itu cukup membuat saya berusaha untuk berubah dengan mengaplikasikan tips kehamilan sehat untuk mengurangi pikiran-pikiran dan insecurity yang saya rasakan serta membuat bayi saya lebih happy.

5 Tips Menjalankan Kehamilan Sehat dan Minim Stress

Agus Jatmika Soegiarto, CEO PT. Klinik Kehamilan Sehat Sejahtera menyebutkan bahwa penting sekali bagi ibu hamil untuk memiliki kecakapan tentang literasi medis selama kehamilan.

Tak dipungkiri, beliau mendapati masih banyak ibu hamil terutama yang mengandung anak pertama, memiliki literasi medis soal kehamilan yang rendah. Banyak dari ibu hamil yang masih mempercayai mitos-mitos seputar kehamilan yang sebenarnya hanya menambah beban pikiran ibu hamil tersebut.

Meskipun memang perubahan hormon yang menyebabkan mood swing pada ibu hamil itu normal, bukan berarti ibu hamil boleh terus-terusan merasakan emosi yang negatif tanpa ada upaya untuk menjalankan kehamilan yang minim stress.

Hal tersebut tentu akan berpengaruh pada kondisi psikis ibu hamil untuk jangka panjang dan juga berdampak untuk kesehatan fisik dan mental bayi di dalam kandungan.

Berikut ini adalah tips menjalankan kehamilan sehat dan minim stress agar ibu dan bayi lebih bahagia :

tips-kehamilan-sehat-minim-stress

1. Beristirahat yang Cukup

Mungkin beberapa dari teman-teman di sini sering mendengar ungkapan kalau ibu hamil nggak boleh mager, harus banyak gerak dan jangan rebahan aja. That's true, memang benar demikian tapi... listen to your body, too.

Jangan karena omongan orang lalu kita memforsir diri sendiri dengan berbagai aktivitas sementara bayi yang ada di dalam kandungan sudah memberikan sinyal pada bundanya untuk beristirahat. Istirahat dan tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan fisik dan mental ibu hamil.

2. Rutin Berkonsultasi dengan Dokter

Kebanyakan masyarakat Indonesia, bahkan di tahun 2022 ini, masih mempercayai berbagai mitos seputar kehamilan. Beberapa yang saya dengar pada saat saya hamil 3 tahun lalu seperti ibu hamil nggak boleh tidur pagi-pagi dan ibu hamil harus makan dengan porsi 2 hingga 3 kali lipat.

Jujur kedua hal ini sempat menambah beban pikiran saya. Di trimester pertama, saya mengalami morning sickness cukup parah hingga membuat saya sulit makan dalam porsi yang normal dan sulit untuk banyak melakukan aktivitas.

Adanya mitos-mitos yang berseliweran di telinga saya dari lingkungan terdekat membuat saya tertekan. Di satu sisi pengen rebahan banget pagi-pagi, di sisi lain katanya nggak boleh. Saat saya hanya bisa makan beberapa suap, terdengar lagi anjuran agar saya menambah porsi makan saya. Pusing pala Barbie! lol.

Oleh sebabnya, saya tidak ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan yang menangani kehamilan saya. Dengan memeriksakan kehamilan secara rutin, saya daat mengetahui dengan pasti bagaimana janin saya tumbuh dan berkembang.

Saya juga tidak ragu untuk bertanya hal-hal yang mengganjal dan menjadi beban pikiran saya terkait mitos seputar kehamilan. Saya juga memastikan suami saya ikut dan mendengar penjelasan dari dokter. Hehe.

3. Makan Makanan yang Sehat dan Bergizi

Asupan ibu hamil sangat erat kaitannya dengan perkembangan janin, jadi pastikan teman-teman selalu mengkonsumsi makanan dan minuman yang berfaedah baik bagi ibu dan bayi di dalam kandungan. Pastikan nutrisi untuk tumbuh kembang bocilita di dalam perut terpenuhi.

Di trimester awal, mungkin ada teman-teman seperti saya yang hanya bisa makan-makanan tertentu saja dan tidak bisa makan dalam porsi seperti biasa. Ketika itu yang saya lakukan adalah tetap makan meski dalam jumlah sedikit, tapi sering.

Selain itu, pastikan ada sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi setiap harinya.

4. Berolahraga Ringan

Another mitos yang sering kita dengar adalah ibu hamil nggak boleh berolahraga. Padahal, olahraga adalah salah satu tips kehamilan sehat dan minim stress yang baik untuk diaplikasikan. Pastikan dulu ke dokter kandungan bahwa kondisi teman-teman memungkinkan untuk berolahraga saat hamil.

Agus Jatmika Soegiarto, dalam acara webinar "Hamil Harus Sehat" bersama Indscript Creative di hari Kamis, 2 Juni 2022, menyampaikan bahwa normalnya ibu hamil bisa melakukan olahraga ringan di usia kandungan lebih dari 20 minggu.

Olahraga ringan yang memungkinkan untuk ibu hamil seperti pre-natal gentle yoga atau senam hamil. Bahkan, di Klinik Kehamilan Sehat yang saat ini memiliki lebih dari 15 cabang di berbagai kota, menyediakan program senam hamil couple.

Dengan adanya senam hamil couple yang of course dilakukan oleh calon ibu dan ayah, harapannya adalah para calon ayah bisa lebih memahami bagaimana kondisi fisik dan psikis ibu yang sedang hamil sehingga bisa memberikan support maksimal untuk istrinya selama hamil dan dalam mendampingi saat proses persalinan dan pasca-persalinan.

5. Melakukan Aktivitas yang Disukai

Tips menjalani kehamilan sehat dan minim stress yang terakhir adalah melakukan berbagai aktivitas yang kita sukai. Dengan demikian, ibu hamil akan memiliki tabungan emosi positif yang baik bagi ibu serta bayinya.

Menonton film atau drama favorit, pergi berkencan dengan suami atau makan makanan favorit bisa menjadi alternatif kegiatan menyenangkan yang dilakukan saat hamil.


Alternatif lain, ibu hamil bisa memanjakan diri dengan melakukan perawatan tubuh dan kecantikan untuk membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

Konsultasikan Kehamilan ke Klinik Kehamilan Sehat

klinik-kehamilan-sehat

Untuk teman-teman yang saat ini sedang hamil atau menjalankan program hamil, penting banget untuk fasilitas kesehatan yang memberikan dukungan penuh bagi kesehatan ibu dan bayi. Salah satu rekomendasi klinik kehamilan adalah Klinik Kehamilan Sehat.

Agus Jatmika Soegiarto menyampaikan bahwa Klinik Kehamilan Sehat didirikan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi ibu hamil dengan harga yang terjangkau. Beberapa pelayanan yang dapat diakses di klinik ini adalah :
  • Proses persalinan normal
  • Program kehamilan
  • Pemeriksaan kehamilan (USG 2D dan USG 4D)
  • Senam hamil
  • Farmasi dan cek laboratorium
  • Vaksinasi di poli anak
  • Pemasangan IUD

Kelebihan yang ditawarkan oleh Klinik Kehamilan Sehat adalah sebagai berikut :
  • Masyarakat dapat mengakses pelayanan yang kualitasnya setara rumah sakit dengan harga yang kompetitif
  • Sudah mengikuti standar perawatan setara dengan rumah sakit
  • Mengutamakan kejujuran dan transparansi saat memberikan informasi pada pasien

Kehadiran Klinik Kehamilan Sehat diharapkan dapat memberikan edukasi yang lebih luas pada masyarakat, utamanya ibu hamil agar lebih paham mengenai literasi medis seputar kehamilan.

Di samping itu, konsultasi dan pendampingan selalu dilakukan oleh dokter spesialis yang terbaik serta berpengalaman. Para dokter dan tenaga kesehatan akan membantu teman-teman dalam memberikan tips kehamilan sehat dan minim stress.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Klinik Kehamilan Sehat, teman-teman bisa mengaksesnya melalui website Klinik Kehamilan Sehat, phone call melalui nomor 08111725959 atau melalui Instagram @kehamilansehat.

Semoga informasi kali ini bermanfaat!

Sukabumi, 3 Juni 2022