Antimainstream, Ini Alasan Orang Suka di-Spoiler-in!


Sebagian besar orang akan bertanya-tanya, "Ada ya orang yang suka di-spoiler-in kalau nonton film?" Tentu saja manusia-manusia anti mainstream itu ada, salah satunya yang sedang menulis tulisan ini.

Ketika sebagian besar orang sebal saat orang lain bercerita mengenai sebuah film hingga akhirnya keceplosan membongkar plot atau kejadian penting dalam film tersebut, aku justru menikmati setiap spoiler cerita. Malah boleh dikatakan kalau aku pasti mencari spoiler film tersebut terlebih dahulu sebelum menonton langsung.

Saat aku mencoba mencari lebih jauh artikel yang berkaitan dengan kebiasaanku ini, ternyata tidak banyak orang yang suka di-spoiler. Mostly, mereka menganggap adanya spoiler akan mengurangi esensi/greget dari film yang bersangkutan, selain itu akan mengurangi minat orang yang tadinya akan menonton film tersebut, juga bisa membuat seseorang tidak akan masuk ke dalam cerita.

Hujatan pasti datang ketika ada orang-orang yang memberikan spoiler, padahal tidak semua orang membenci mereka seperti aku contohnya. Buat yang tidak ingin dapat spoiler, ya jangan buka-buka artikel yang berkaitan atau kalau terlanjur ke-click ya di back saja jangan lanjut membaca atau menonton spoiler-nya.

Tidak hanya film sekali tayang begitu pula dengan drama series, Korean drama mau pun buku, aku lebih senang jika mengetahui gambaran dari keseluruhan ceritanya dari pada penasaran menebak-nebak seperti apa kisahnya. Kok bisa?

Kira-kira, begini alasan orang tertarik pada cerita yang sudah di-spoiler :
1. Bukan Penyuka Surprise
Surprise atau kejutan mungkin menyenangkan bagi sebgian orang termasuk bagi para penikmat film. Tanpa adanya spoiler, adrenalin mereka ketika menonton film akan lebih terpacu untuk menerka-nerka apa yang terjadi pada film tersebut.

Berbeda dengan penikmat spoiler, mereka justru akan kurang menikmati menonton film tanpa tau bagimana kelanjutan ceritanya? Bagaimana akhirnya? Meski pun pada akhirnya mereka akan tetap tau keseluruhan ceritanya setelah menonton hingga tamat. Seperti kalau mau ujian harus diberikan kisi-kisi terlebih dahulu, kira-kira seperti itu.

Aku termasuk orang yang tidak akan hidup tenang sebelum mengetahui akhir kisah sebuah cerita. Aku akan menonton suatu judul drama Korea ketika sudah selesai penayangan semua episode dan harus tau bagaimana ending ceritanya. Berhubung aku tidak suka film-film sad ending, maka mengetahui akhir kisah film itu cukup penting. Lega rasanya jika cerita tersebut memiliki ending bahagia, aku pun bisa menonton dengan tenang dengan tetap bisa masuk ke dalam cerita.

Pernah suatu ketika aku menonton film berjudul If Only yang diperankan oleh Jennifer Love-Hewitt, akhir ceritanya ternyata tidak disangka dan aku pun begitu terpukul saat mengetahui endingnya, terlalu baper juga mungkin nontonnya.

Sama halnya saat menyaksikan ending film The Time Traveler's Wife yang diperankan oleh mas tampan Eric Bana, serius big no deh sama film-film sad ending! Lebih baik aku tidak menonton ketimbang harus berlarut-larut dalam kesedihan.

Berbeda saat aku menonton Avenger's : End Game, aku sudah mengetahui bahwa di akhir kisah Tony Stark akan gugur dalam perang melawan Thanos. Ketika menonton langsung ya tetap sedih dan terharu, tapi sudah mempersiapkan diri sebelumnya sehingga reaksiku tidak berlebihan. Haha. Memang begitu diriku, kalau menonton film itu pasti menjiwai banget sampai bisa baper berkelanjutan.

2. Suka diberikan Kepastian
Kalau ini sepertinya bukan hanya penikmat film saja ya, semua butuh kepastian apalagi para wanita yang sedang harap-harap cemas menunggu kepastian dari pujaan hati. Haha.

Ya kira-kira kayak begitulah, saat para penikmat spoiler belum mengetahui sebagian atau keseluruhan film. Hati ini belum tenang rasanya, menonton pun jadi harap-harap cemas.

Lagi pula, di-spoiler-in tidak akan mengurangi rasa penasaran terhadap film yang akan di tonton karena pencerita pun tidak akan bisa menjelaskan secara totalitas apa yang terjadi dalam film. Sudut pandang antara pencerita dengan kita pun kemungkinan berbeda. Jadi aku sih, woles aja kalau diberikan spoiler. Hehe.

3. Tidak Kepikiran
Ini yang terjadi ketika aku menonton series atau drama Korea dimana seluruh episodenya harus sudah tayang terlebih dahulu, tidak perlu khawatir akan terbayang-bayang kelanjutan kisahnya hingga berhari-hari sembari menunggu episode berikutnya tayang.

Seringnya sih, aku menonton secara maraton untuk memenuhi rasa penasaranku. Padahal sudah di-spoiler tapi tetap saja penasaran. Memang hasilnya adalah mata panda dan kehidupan seperti zombie di hari berikutnya, tapi kan itu tidak berlangsung lama. Jika maraton nonton, paling 2-3 hari sudah bisa menamatkan drama Korea sebanyak kurang lebih 16 episode. Dari pada keburu penasaran hingga terbawa hingga ke alam bawah sadar?


Demikian 3 alasan utama orang-orang seperti aku ini suka di-spoiler-in tentang film, buku atau pun drama dan TV series. Jadi, untuk kalian yang suka spoiler tidak semua menjadi haters kalian kok! Bertemanlah dengan orang-orang seperti kami. Hehe ;p

So, who's with me?

Yogyakarta, 19 April 2020

Posting Komentar

1 Komentar

  1. Wahh sama kakk! Saya juga suka banget sama spoileran. Sblm nonton Film atau saya juga punya hobi membaca komik, saya suka dengan adanya spoiler terlebih dahulu. Teman-teman saya menganggap saya aneh karena suka di beri spoiler suatu cerita atau film

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉

Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍