Setelah menonton drama Korea berjudul Endless Love yang dibintangi oleh Song Hye Kyo, aku menjadi salah satu penggemar drakor yang menanti-nanti drama baru dengan rating tinggi untuk ditonton. Aku bukan penggemar drama yang sedang ongoing, aku lebih memilih untuk bersabar menunggu hingga semua episode-nya selesai baru kemudian menonton hingga tamat, ketimbang harus gregetan dan gemas menanti-nanti munculnya episode terbaru.


Akibatnya, aku hampir selalu marathon dalam menyelesaikan sebuah drama. Tak kenal pagi-siang-malam, jika sudah keranjingan dan terhanyut dalam kisahnya bisa 2-3 hari tuntas menyelesaikan semua episodenya (rata-rata 16-20an episode). Jarang sih aku menonton drama yang jumlah episode-nya hingga ratusan seperti sinetron Indonesia.

Masa kejayaan bebas-sebebasnya menonton drama adalah saat setelah menyelesaikan skripsi dan dalam masa menunggu hasil revisian dari dosen. Kuliah sudah kelar, benar-benar tinggal skripsian. Waktu luang pasti ku gunakan untuk menonton drama Korea yang pemain utamanya oppa ganteng dan eonni cantik kesukaanku.

Waktu masih sibuk kuliah dan ada drakor baru, tidak jarang pula aku marathon menonton hingga subuh dan masuk kuliah pukul 7 pagi. Rasanya kepala berat dan mata mengantuk banget! Paling parah adalah saat akan ujian kompre profesi Apoteker, aku marathon menonton Reply 1997 hingga menjelang subuh dan dapat giliran awal-awal untuk diuji kompre Apotek. Kacau banget, bukannya belajar malah sibuk mantengin ketampanan So In Guk. Untungnya aku bisa menjawab pertanyaan ujian dengan benar tanpa membawa-bawa So In Guk atau Eun Ji dalam kalimat jawabanku. Haha.


Pernah suatu ketika aku sedang asyik menonton drakor di dalam kamar kemudian adikku masuk untuk mengabsen kehadiranku. Beberapa jam kemudian ia kembali masuk kamar nyeletuk, "Busyeet! Mba posisinya dari berjam-jam yang lalu nggak berubah? Ckckck..." dan aku hanya mengangkat alis untuk menjawab kalimatnya. Yaampun, sebegitunya ya.

Entah apa yang merasuki ku hingga aku benar-benar fokus mengabdikan waktu untuk menyelesaikan drakor yang sedang ku tonton secepatnya. Aku hanya beristirahat untuk sholat, makan dan tidur ketika mata dan kepala sudah benar-benar lelah melihat layar. Kacau banget sih, jangan ditiru ya!

Menurut hasil analisa yang kulakukan pada diri sendiri, ada beberapa hal yang membuat aku dan mungkin ribuan orang di luar sana kecanduan menonton drakor :
1. Jalan Cerita yang Menarik
Bukannya menjelekkan, tapi berbeda dengan sinetron Indonesia yang banyak bertele-tele, drakor menyajikan cerita dengan latar belakang yang menarik dan alur cerita yang tidak neko-neko. Perpotongan episode satu ke episode selanjutnya pun bisa pas membuat penonton tidak ingin berhenti menonton.

2. Pemeran Utama yang Good Looking
Jujur saja, ini menjadi salah satu daya tarik utamaku saat menonton drakor. Ketampanan aktor dan kecantikan aktrisnya membuatku betah berlama-lama menonton drakor, ditambah akting mereka yang sukses meyakinkan dan mengambil hati penonton. Bawaannya bikin mesem-mesem sendiri, gak kuat kalo nggak lanjut ke episode selanjutnya!

3. Konflik yang Mendebarkan
Drama Korea menyajikan cerita yang beragam dengan berbagai tema dan mempunyai konflik yang menarik untuk diulik, membuat penonton penasaran kemana arah cerita akan dibawa. Sebut saja drama Innocent Defendant (2017) yang begitu seru dan bikin dag-dig-dug di setiap episodenya. Memang bukan drama unyu-unyu yang bikin gemas dan baper, tapi konflik dan intriknya seru sekali untuk dilewatkan walau satu malam. Haha. Lebaaay~


4. Membawa Emosi Penonton Naik-Turun
Menonton drama Korea berarti harus bersiap seperti naik roller coaster, emosi yang disajikan sangat beragam. Bisa membuat kita tertawa karena lucu, gemas karena adegan yang so sweet, deg-degan karena penasaran dan menangis karena baper abis. Kebayang nggak ketika kita lagi senang-senangnya atau sedih-sedihnya lalu bersambung? Hhhrrr... Gimana nggak pengen marathon tuh?!

Keempat alasan tersebut cukup membuatku betah nongkrong di depan layar laptop berjam-jam demi segera menamatkan satu judul drama. Ciyan sih mata, serius kebiasaan ini sebenarnya tidak baik. Thank God, setelah menikah dan punya anak aku malah tidak punya waktu sama sekali untuk menonton drakor. Antara berterimakasih sekaligus sedih, karena sudah melewatkan banyak judul bagus sepanjang tahun 2019-2020. Cry~

Berhubung dimana-mana sedang membahas drakor berjudul Crash Landing On You alias CLOY, aku pun tergerak untuk mencari dan menonton drama ini. Dramanya pun sudah tamat, wah! Semangat marathon nonton pun kembali membuncah. Akankah kerinduan marathon nonton drakor akan terobati? Sekali-kali tidak mengapa kali ya. Hehe.

Yogyakarta, 13 Maret 2020