Jumat, 09 April 2021

Semua Anak Adalah Bintang, Tantangan Hari Ke-9


Assalammualaikum,

Sudah memasuki hari ke-9 menuliskan jurnal observasi guna menemukan bintang dalam diri anakku. Pada zona terakhir di kelas Bunda Sayang ini, mengangkat tema Semua Anak Adalah Bintang. Setiap anak memiliki potensi dan bakatnya tersendiri, selama itu baik dan bermanfaat untuk anak maka orang tua sebaiknya ya mendukung dan memfasilitasi anak agar minat bakatnya terasah.

Untuk menemukan kegemaran anak yang kemudian disebut sebagai minat dan bakat, observasi yang dilakukan haruslah rutin dan juga jeli. Observasi juga tidak bisa dilakukan sekali atau dua kali, namun harus secara kontinyu.

Untuk melakukan pengamatan, orang tua atau pendamping tidak disarankan untuk banyak berkomentar ketika mendampingi anak beraktivitas. Banyaknya interupsi dan komentar dapat mengganggu fokus anak dan membuat anak kehilangan semangat juangnya.

Terlalu banyak menginterupsi anak juga dapat menurunkan kepercayaan dirinya. Membuat anak merasa tidak mampu melakukan sesuatu tanpa didampingi oleh orang lain. Jadi, ibaratkan diri kita sebagai kamera yang sedang mengamati sebuah objek.

Poin penting lainnya dari workshop parenting yang aku ikuti, ketika sedang mengobservasi anak, pendamping harus berusaha melihat aktivitas yang dilakukan anak dari kacamata si anak tersebut. Karena segala sesuatu yang dilakukan anak, terutama usia dini merupakan pembelajaran. Sebagai pendamping, akan lebih mudah memfasilitasi anak dalam belajar jika kita jeli melihat kebutuhan anak saat itu.

Semua Anak Adalah Bintang, Tantangan Hari Ke-9

Observasi Kegiatan Harian :

Observasi hari ke-9

Nama : Dipta
 
Usia : 2 tahun 5 bulan

Periode Observasi : 1-10 April 2021

Nama Aktivitas (Hari Ke-9) :
Beberapa aktivitas yang aku lakukan bersama anakku dan aku amati terbagi menjadi 5 jenis kegiatan yaitu "Pengenalan Konsep Matematika Dasar", "Art and Craft", "Stimulasi Bahasa", "Exercise of Practical Life" dan "Keagamaan".

Di aktivitas "Pengenalan Konsep Matematika Dasar", Dipta menghitung satu per satu butiran cereal yang ia tuang sendiri. Ia tampak asyik membilang dari satu sampai dua puluh namun belum sempurna. Aku memberikannya bintang 2 untuk kegiatan ini, di mana Dipta berhasil membilang dari 1-10 secara utuh dan tidak ada yang terlewat.

Dalam aktivitas seputar "Art and Craft", hari ini Dipta melukis memanfaatkan bubble wrap sisa paket yang tiba hari ini. Ia tampak enjoy dan sangat menikmati kegiatan tersebut. Aku memberikannya bintang 2 hari ini untuk kegiatan tersebut.

Selanjutnya, kegiatan yang aku lakukan untuk "Stimulasi Bahasa" adalah dengan membacakan buku cerita nabi dan rasul. Kami bersama-sama membaca kisah Nabi Yunus as. sesuai dengan keinginan Dipta. Bintang yang aku berikan untuk stimulasi bahasa ini adalah 1 karena ia tampak enjoy melakukan kegiatan ini, namun belum dapat bercerita ulang. Maklum lah, ceritanya lumayan panjang jadi bingung juga dia.

Kegiatan di area "Exercise of Practical Life" hari ini, Dipta tampak bersemangat untuk ikut menjemur pakaian bersamaku. Walaupun masih belum sempurna, bintang yang kuberikan untuk ini adalah 3 karena ia tampak enjoy dan mudah mengerjakannya. Ia juga menunjukkan progress yang sangat baik dalam kegiatan ini.

Terakhir adalah aktivitas "Keagamaan". Hari ini, Dipta belajar mendengarkan dan menghafalkan surat An-Nas. Ia tampak mau mendengarkan meski belum mulai tertarik untuk mengulang ayat-ayat dalam surat tersebut (padahal biasanya mau). Aku memberikan bintang 1 untuk aktivitas ini.

Sekian catatan observasiku mengenai kegiatan Dipta hari ini guna menemukan minat dan bakatnya. Besok akan disambung lagi!

#harike-9
#tantangan15hari
#zona8bintang
#semuanakadalahbintang
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

1 komentar:

  1. Sepertinya aku hrs baca dr awal utk bisa mengikuti bagaiman mencari tahu bakat anak ya mba :).

    Penting sih ini, Krn jujurnya aku sndiri msh bingung menentukan apa bakat anakku. Terkadang Krn ga sabaran, aku srg ngomel2, Krn menganggab mereka ga paham ato lambat menangkap sesuatu. Padahal bisa jd bidang itu bukan kegemaran mereka :(

    BalasHapus