Kuliner Malang : Pasta On Bowl, Spesialis Take Away Pasta Dalam Mangkuk

By Imawati A. Wardhani - September 16, 2020

Sudah setengah tahun kita menghabiskan hari-hari di tengah masa pandemi Covid-19. Rasanya Indonesia belum menemukan titik terang masa-masa penuh kekhawatiran ini akan berakhir, melihat grafik jumlah pasien yang terpapar Covid-19 masih terus naik dan entah sudah mencapai puncaknya atau belum? Hiks!

Selama itu pula, aku bertahan untuk meminimalisir kegiatan di luar rumah. Keluar rumah hanya untuk berbelanja bulanan saja atau berjalan-jalan sekitar komplek perumahan bersama anak di pagi hari. Sebagai seorang ibu rumah tangga yang doyan travelling, rasanya sudah suntuk luar biasa ingin bepergian dan liburan. Melihat instastory beberapa teman yang staycation, cuci mata di mall ataupun dine-in di tempat makan sungguh aku ingin juga melakukannya tapi... ku tahan saja lah entah sampai kapan demi kesehatan dan keselamatan keluargaku.

Baca juga : Food Review : Pempekscooter Dari Warungscoot Serta Perjalanan Bisnis Pemiliknya

Beberapa waktu lalu, saat masih penuh harap pandemi akan berakhir di akhir tahun atau awal tahun depan, aku dan seorang sahabat membuat wacana untuk berkunjung ke kota Malang sebagai destinasi wisata after pandemic. Selain ingin mengunjungi tempat wisatanya, aku juga ingin mencicipi salah satu kuliner hits spesialis take away di Malang yaitu Pasta On Bowl. Sebagai pecinta pasta, sayang banget sepertinya kalau melewatkan untuk mencobanya.

Tentang Pasta On Bowl

Seperti yang teman-teman tau, aku senang sekali menuliskan sesuatu yang berbau bisnis kuliner di blog ini. Kali ini, aku akan mengulas tentang usaha pasta yang saat ini sedang berkembang di Malang bernama Pasta On Bowl (POB). Owner dari POB ini adalah Erryn Mutiara Paramytha, wanita produktif asal kota Cilegon yang saat ini tinggal di Malang bersama suaminya.

Baca tentang : Food Review : Chuanky AA, Camilan yang Sungguh Mengenyangkan

Ide membuat usaha kuliner ini sudah ada sejak Mei 2018, Erryn berpikir untuk membuka usaha sembari mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang bermanfaat. Ia kemudian memilih untuk mencoba mengembangkan usaha kuliner dalam memulai bisnisnya. Pasta ia pilih sebagai menu utama usaha yang akan dirintisnya, alasannya adalah karena sejak sekolah ia hobi membuat kreasi masakan pasta. Keluarganya pun selalu menagih makan pasta buatan Erryn. Setelah mematangkan konsep, akhirnya POB resmi dibuka pada tanggal 27 November 2018.

Berbeda dengan tempat makan pasta yang lain, POB adaah spesialisasi makanan take away. No dine-in, sehingga Erryn mendaftarkan usaha kulinernya ini di Go-Food dan Grab-Food. Jika teman-teman selalu membayangkan makan pasta itu mahal dan plating-nya di piring yang bagus dan cantik-cantik, POB mengubah mindset tersebut dengan menghadirkan menu-menu pasta yang harganya terjangkau. Harga dari semua menu yang ada di POB berkisar di Rp. 15.000 - Rp. 27.000 saja, guys!

Spaghetti Aglio Olio Jamur, salah satu menu best seller POB

Seperti namanya, POB menggunakan mangkuk sebagai wadah makannya. Lebih praktis, bisa dimakan di mana saja dan tidak khawatir berceceran apalagi tumpah. POB juga menggunakan bahan-bahan berkualitas dan sehat dalam pembuatannya, salah satu signature menu-nya yaitu Alfredo Creamy, dimasak tanpa susu atau heavy cream. Erryn menggunakan bumbu rahasia yang membuat pastanya tetap creamy namun rendah lemak, wow! Menarik sekali.

Best seller juga nih, Spaghetti Alfredo Creamy Daging Asap

Rasa dari pasta-pasta yang dihadirkan oleh POB ini unik dan dijamin tidak akan ditemukan di tempat lain. Di samping itu POB mengusung konsep plant-based friendly dengan menghadirkan pilihan toping jamur untuk menu pastanya sehingga menu ini cocok sekali untuk para vegan.

Resep POB sendiri Erryn olah secara otodidak, melalui beragam resep yang ia baca dari buku resep, Youtube channel dan dikembangkan serta modifikasi hingga memiliki rasa khas ala POB.

Branding Ala Pasta On Bowl

Seperti kebanyakan usaha yang merangkak dari awal, POB pun sempat mengalami yang namanya sepi pembeli di awal-awal buka. Namun, Erryn menerapkan ilmu bisnisnya yang sudah ia dapat selama berkuliah di SBM-ITB untuk mengembangkan POB supaya lebih dikenal masyarakat luas terutama warga Malang.

Baca ini : Food Review : Bakso Babat Ma'Riyo, Dari Kedai Menjadi Frozen Food

Strategi marketing yang Erryn lakukan agar POB lebih dikenal adalah dengan memanfaatkan fasilitas Instagram Ads, endorse ke beberapa selebgram Malang dan gencar melakukan promosi di berbagai akun Instagram kuliner Malang. Erryn juga memberanikan diri untuk mengikuti acara Go-Food Festival Malang yang diadakan di Malang City Poin tahun 2019 lalu.

POB bahkan sudah diundang oleh salah satu radio lokal yaitu MAS FM 104.5 dimana Erryn sebagai owner POB diminta untuk hadir sebagai bintang tamu salah satu acaranya. Erryn pun menyambut hal tersebut dengan suka cita, sebagai mantan penyiar radio tentu senang bisa bernostalgia di ruang siaran.

Erryn (jilbab coklat) saat menghadiri undangan sebagai bintang tamu di MAS FM 104.5

Sedikit demi sedikit, nama Pasta On Bowl semakin dikenal dan pelanggan hariannya juga semakin meningkat. Hingga saat ini, sudah banyak warga kota Malang yang menjadi langganan membeli pasta di POB. Menu yang menjadi favorit dari POB adalah Spaghetti Alfredo Creamy Tuna dan Spaghetti Aglio Olio Daging Asap. Duh, jadi ngiler nih mau coba!

Pasta On Bowl vs Pandemi Covid-19

Usaha POB menghadapi badai saat Indonesia didera wabah virus Corona. Niat Erryn untuk mengembangkan POB dengan membuka kedai makan harus tertunda entah sampai kapan karena Covid-19. Booth POB yang ada di Go-Food Festival pun harus ditutup karena Go-Food Festival harus dihentikan sejak Covid-19 semakin mewabah.

Sempat ingin menyerah karena sepinya pelanggan dan merosotnya omzet hingga 90% membuat Erryn mengambil beberapa langkah untuk mundur. Namun Erryn menolak berhenti mengembangkan usaha yang ia rintis dari nol ini. Ia mencoba beradaptasi dengan kondisi pandemi dengan membuat promo dan diskon yang menarik demi mengambil kembali hati pelanggan.

Tak hanya itu, Erryn juga semakin mengedepankan kebersihan dari proses pembuatan menu-menu POB sehingga pelanggannya tidak perlu khawatir masalah higienitas.

Erryn pun mengembangkan menu-menu baru yang dikemas menjadi ricebowl dimana akhirnya lahirlah sisterbrand dari POB yaitu Superbowl Malang.

Best seller : Superbowl Rendang

Walaupun masih harus menahan keinginan untuk segera membuka kedai sendiri karena pandemi yang belum keliatan titik terangnya, Erryn terus berusaha mengembangkan usahanya dengan menghadirkan menu-menu baru setiap 3 bulan sekali baik menu utama maupun snacks. Erryn juga selalu mencoba berimprovisasi dengan berbagai resep masakan untuk diaplikasikan pada POB dan Superbowl Malang.

Superbowl Telur


Berkat semua upayanya, meski di tengah pandemi seperti saat ini POB masih diminati para pecinta pasta untuk disantap di rumah masing-masing. Jumlah pelanggan setianya pun terus bertambah dari hari ke hari.

Tips Produktif Ala Owner Pasta On Bowl

Sebagai ibu rumah tangga dengan segudang pekerjaan rumah, Erryn memberikan tips menjalankan kegiatan di rumah sebagai istri dan chef untuk bisnisnya.

Pertama, Erryn tentu mengutamakan pekerjaan rumah agar diselesaikan terlebih dahulu. Jika di tengah-tengah mengurus pekerjaan rumah ada pesanan masuk, ia menghentikan sejenak pekerjaan rumahnya dan turun ke dapur untuk memasak.

Saat ini, Erryn juga dibantu oleh beberapa orang karyawan untuk mempercepat pekerjaannya dalam memasak. Tak lupa juga ia meluangkan waktu untuk bereksplorasi dengan resep dan mencoba menu-menu baru.

Buat kalian yang tinggal di Malang, boleh banget kalau mau mencicipi Pasta On Bowl dengan memesan via Grab atau Go-Food. Caranya cukup ketik Pasta On Bowl yang beralamatkan di Bareng, Klojen. Kemudian silahkan pilih menu yang kalian inginkan. Boleh juga hubungi kontak Whatsapp berikut untuk informasi lebih detail.

Semoga pandemi segera berlalu dan aku bisa berkunjung ke Malang! Selain untuk berwisata, tentunya untuk mencicipi Pasta On Bowl yang selalu bikin ngiler saat melihat Instagramnya. Hehe.

Sekian dulu kisah inspiratif Erryn dan Pasta On Bowl. Semoga informasinya bermanfaat. Terima kasih!

Sukabumi, 16 September 2020

  • Share:

You Might Also Like

11 komentar

  1. Wah inspiratif banget bisnis dari POB ini ya. Kebetulan saya penyuka pasta dan aneka rice bowl juga. Noted ah kalau udah bisa ke malang bakal nge gofood POB ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Praktis ya mba. Boleh banget d coba kalau k malang, saya pun pengen. Hehe..

      Hapus
  2. Wah auto ngeces saya mbak, pasta on bowl enak banget itu, lihat fotonya benar2 mengundang selera, apalagi di masa pandemi sekarang ini lebih praktis beli makanan siap antar. Sayang dulu waktu ke Malang belum tahu info ini hihihi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya padahal fotonya belum bisa yg profesional, tp sudah mengundang selera..

      Hapus
  3. Wahh kayak e enak ini..
    Kapan2 klo pas staycation di malang mau coba ah...

    BalasHapus
  4. Wah, kebetulan saya suka sama pasta. Keren juga idenya. Biar gimana tetap ya seorang Ibu job utamanya ya di rumah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berawal dari hobi, jadi produktif hingga menghasilkan..

      Hapus
  5. Wah... ide bisnisnya menarik nih. Saya dengar, bisnis makanan masih cukup bergeliat di tengah pandemi. Salut dengan kreativitasnya :D

    BalasHapus
  6. Wah lucu ya konsepnya pasta on bowl ini. Sayang nih saya nggak tinggal di malang jadi nggak bisa nyobain

    BalasHapus
  7. Jadi mau ke malang deh...udh lama bgt tahun 2014 ke sana. Dan pasta kesukaan anak2 nih mantapp

    BalasHapus