Komunikasi Produktif, Tantangan Hari Ke-6

By Imawati A. Wardhani - September 08, 2020


Memasuki hari ke-6 tantangan di zona pertama kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional, akhirnya aku menuliskan sesuatu yang berbeda dari hari-hari sebelumnya. Jika teman-teman membaca tulisanku sebelum-sebelum ini, teman-teman akan melihat tantangan yang aku hadapi adalah seputar ketantruman anak dan bagaimana aku meregulasi emosi. Fyuh.

Hari ini, aku akan menuliskan tentang progress toilet training yang sedang aku terapkan pada anakku. Aku sudah pernah menuliskan ini di tulisan berjudul Toilet Training, Berhenti di Hari Pertama. Tak kusangka, perjalanan toilet training Dipta tidak semulus seperti yang aku baca-baca di blog maupun berbagai artikel parenting.

Sudah hampir 2 bulan lamanya aku tidak memakaikan diaper pada anakku di siang hari. Selama 2 bulan ini, kesabaran dan emosiku diuji. Apalagi di saat anakku bocor berkali-kali meski sudah diingatkan berkali-kali untuk berkata jika mau buang air.

Untuk menjaga kewarasanku, aku pun kadang masih memakaikannya diaper di siang hari. Mungkin ini membuatnya bingung, kadang boleh buang air di celana, kadang disuruh pergi ke kamar mandi?

Setelah sempat melihat progress toilet trainingnya di siang hari, aku mulai melihat ada pencerahan dari apa yang selama ini aku jalankan. Tapi, beberapa hari belakangan anakku kembali menguji kesabaranku dengan tidak mau bilang saat ingin buang air. Misalnya dari 6 kali buang air di siang hari, sebelumnya sudah bisa hanya bocor 2 kali tapi beberapa hari ini kembali bocor 6 kali. What?!

Sudah ditawari untuk ke kamar mandi, jawabannya no no. Saat ia berkata ingin buang air, ternyata sudah ngompol duluan atau malah kabur ketika diajak pergi ke kamar mandi.

Hari ini, hampir aku menyerah karena lelah dan ingin memakaikannya diaper setelah mandi tapi rasa penasaran mengalahkan rasa lelah dan malas tersebut. Akhirnya aku tidak jadi memakaikan anakku diaper dan yang terjadi adalah...

TANTANGAN 15 HARI ZONA #1 - Hari ke-6


Temuanku hari ini :

Hari ini anakku berhasil buang air kecil di kamar mandi sampai 3 kali dan hanya 1 kali kelepasan ngompol. Beberapa detik sebelum ngompol ia sudah mengatakan, "Pis... pis..." namun sepertinya sudah tidak dapat ditahan lagi, sehingga sebelum dilarikan ke kamar mandi ia sudah pipis duluan.

Tapi bagiku ini adalah suatu prestasi. Ia sudah hisa mengatakan ketika hendak buang air dan tidak menolak saat diajak ke kamar mandi. Setelah berhasil buang air di kamar mandi, wajahnya terlihat puas dan bahagia. Seperti sudah berhasil melakukan sesuatu. Hehe. Good job!

Aku pun memujinya saat ia berhasil tidak ngompol atau buang air sembarangan. Aku memberikan apresiasi dengan memberitahunya bahwa yang ia lakukan itu sudah benar dan harus dipertahankan.

Tantangan yang kuhadapi hari ini :

Saat anakku ngompol, tentu aku harus tetap tenang dan sabar menghadapinya. Saat ia berhasil buang air di kamar mandi pun aku tidak memujinya secara berlebihan. Juga mengatakan sebab aku senang karena ia sudah berusaha memberitahuku saat hendak buang air dan kami bersama-sama pergi ke kamar mandi.

Rencanaku untuk esok hari :

Melanjutkan toilet training dan berusaha mempertahankan pengendalian emosiku hari ini yang sudah kuanggap cukup baik. Tentu saja jika bisa harus ditingkatkan lagi.

Poin komunikasi produktif hari ini :

1. Fokus ke depan
Aku memberitahu anakku setelah ia mengompol bahwa kita tidak buang air disembarang tempat melainkan di kamar mandi. Sehingga jika anakku nanti mau pipis atau bab, ia harus memberitahuku agar aku dapat membawanya ke kamar mandi.

2. Mengatakan apa yang aku inginkan
Meski bosan, berulang kali aku mengingatkan pada anakku untuk bilang jika ingin buang air dan segera mengajakku untuk pergi ke kamar mandi.

Walaupun kadang aku seperti tidak ditanggapi, sebenarnya anak kecil itu mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang tuanya dan berusaha memahami apa maksudnya. Jadi ya, sabar saja mengulang-ngulang instruksi hingga ia paham betul.

3. Jelas dalam memberikan pujian
Saat anakku berhasil buang air di kamar mandi, aku memberikannya pujian saat ia berkata, "Yeaaay!" dengan gembira.

"Horee, selamat ya! Sudah berhasil pipis di kamar mandi. Dipta sudah berusaha bilang ke Mama kalau mau pipis dan berhasil tidak ngompol,"

Pujian yang jelas ini membantu sekali membuat ia paham apa yang membuatnya patut mendapatkan apresiasi.

Berapa bintangku hari ini :

🌟🌟🌟🌟


Imawati Annisa Wardhani
Regional Sukabumi

08/09/20

#harike-6
#tantangan15hari
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar