Jenis Drakor Ter-Anti Untuk Ditonton

Sudah memasuki topik ke-6 dalam Kdrama Writing Challenge bersama grup Drakor dan Literasi, subgrup dari Kelas Literasi Ibu Profesional. Kali ini topik yang akan dibahas adalah drama yang paling enggan untuk ditonton.

Buat aku aktivitas menonton drama itu untuk selingan dan hiburan dari kegiatan sehari-hari yang melelahkan. Jadi, waktu lagi santai-santai daripada menganggur atau kebanyakan buka sosial media, menonton drakor menjadi kegiatan pilihan.


Kalau dulu kan banyak waktu selow sebelum punya anak apalagi sebelum menikah, jadi dalam satu hari bisa menonton marathon beberapa episode terlebih jika filmnya seru. Tapi kalau sekarang, menonton 3 episode dalam satu hari saja udah bagus banget. Hehe.

Inginnya kegiatan bersantai sembari menonton drakor menjadi hal yang refreshing dan menyenangkan, jadi aku lebih memilih untuk menonton drama-drama yang tidak terlalu harus banyak mikir dan berat-berat. Namanya juga pengen dihibur kan ya... Tapi kalau memang dramanya recommended dan pemainnya oke biasanya ya tak tonton juga sih.

Secara garis besar ada 2 tipe drama yang jarang sekali atau hampir tidak pernah masuk ke dalam daftar drama Korea yang ingin aku tonton, Sad Ending Drama dan Thriller/Horror/Crime.

Alasan mengapa aku lebih memilih menonton drama yang sudah complete semua episodenya adalah untuk memastikan kalau ceritanya berakhir bahagia. Biasanya kepo sana sini atau bahkan minta spoiler dulu sebelum nonton.

Nggak suka aja udah nonton belasan episode tau-tau berakhir dengan tragis atau tidak bahagia. Biasanya drama-drama yang memiliki akhir cerita tidak bahagia itu dari genre melodrama.

Pernah aku menonton salah satu drama bergenre ini yaitu I Miss You (2012), menonton ini juga karena salah satu pemeran utamanya adalah Yoon Eun Hye aktris yang aku gemari drama-dramanya. Berbeda dengan saat ia bermain dalam drama Princess Hours (2010), dalam drama ini banyak sekali scene menangis dengan latar belakang cerita yang suram. Untungnya akhir dari drama 21 episode ini bahagia dan ceritanya juga bagus sehingga aku menonton sampai tamat.


Satu lagi melodrama yang pernah aku tonton sampai habis adalah The Innocent Man atau Nice Guy (2012) yang diperankan oleh Song Joong Ki dan Moon Chae Won. Wih, drama satu ini juga mellow banget ceritanya bahkan alurnya jadi terkesan lamban menurutku.

Nice Guy
Source : asianwiki.com
Berepisode-episode isinya sedih-sedihan, kesengsaraan dan penderitaan. Di episode terakhir, ceritanya berakhir happy tapi bukan yang happy-happy amat juga kalau tidak salah, B aja gitu. Menonton ini juga karena rekomendasi dari sahabatku yang merupakan penggemar Joong Ki.

Kalau di atas adalah melodrama dengan ending bahagia, judul melodrama drama sad ending yang pernah aku tonton mungkin hanya Endless Love (2000) dan Moon Lovers : Scarlet Heart Ryeo (2016). Untuk judul drama sad ending lain mohon maaf aku tidak bisa menyebutkan karena memang tidak tau dan tidak berminat untuk mencari tau. Fufu~

Jenis drama lain yang membuat aku malas untuk mengikuti serial drama Korea adalah thriller/horror/crime garis keras. Yang benar-benar sebagian besar menunjukkan adegan sadis, kekerasan hingga bunuh-bunuhan. Juga drama horror yang horror sungguhan bukan horror tidak seram seperti Master's Sun (2013) atau Oh My Ghost (2015).

Pernah juga sih aku menonton drama berjenis thriller atau crime ini seperti Signal (2016) dan Innocent Defendant (2017). Dua drama ini aku tonton karena sudah terlanjur mengikuti ceritanya di TV kabel, ternyata seru dan adegan kekerasannya tidak terlalu parah atau sadis.

Innocent Defendant sebenarnya salah satu jenis drama yang tidak aku sukai, penjahatnya benar-benar jahat dan tidak manusiawi. Bikin kesal dan greget sampai ke ubun-ubun, tapi apa daya ku tak bisa berhenti menontonnya karena akting Ji Sung yang luar biasa disana. Daebak pokoknya! Salah satu drama yang membuatku terkesan.

Innocent Defendant
Source : en.wikipedia.org
Judul-judul lain dari drama bergenre thriller/horror/crime aku kurang tau, karena tidak mengikuti dan biasanya menonton berdasarkan rekomendasi dari teman-teman yang menonton secara ongoing.

Sebenarnya ada satu lagi macam drama yang enggan untuk aku tonton, yaitu kalau kurang cocok dengan main actor and actress-nya. Haha. Visual banget yak! Tapi, memang yang menjadi salah satu alasan menonton drama Korea itu seru dan menghibur adalah tampan dan cantiknya para pemain drama tersebut.

Ada loh drama yang kata banyak orang bagus tapi enggan aku tonton karena nggak sreg dengan visual pemainnya yaitu She Was Pretty (2015) dan Cheese In a Trap (2016).


Malas nonton kalau pemainnya nggak sisiran begini
Source : soompi.com
Sekian bahasan topik challenge kali ini, drama yang paling tidak ingin ditonton. Kalau kata suamiku, aku orangnya terlalu sensitif dan terbawa perasaan. Padahal kan cuma di televisi, kenapa deh sampai ikut-ikut sedih banget, kesal atau sebal saat menonton drama? Haha. Kenapa ya kira-kira?

Sukabumi, 16 Juni 2020

Posting Komentar

12 Komentar

  1. Hahahahahaha. Mba Ima kocak ah >,< malas nontonkalau pemainnya ga sisiran. Ngakak aku tuuuh. She Was Pretty kutonton episode akhrnya doang coba muahahahahaha, itu juga lagi kesengsem Hwang Jung Eum. Begitu tau dia awal episode rambutnya kaya gitu, kuskip-skip nontonnya, awokwokwokwok ;)))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkwk tapi emang beneran serius bikin ilfeel~ pen'y kan nonton tu liat'y yg bening2 cakep2 gitu. Haha..

      Hapus
  2. Eh...aku mandeg juga pas nonton Cheese in Trap.
    Karena males, jadi langsung loncat ke endingnya yang ternyata open ending yaa...
    Trus demi liat Park Hae-jin, aku nonton movienya doonk...dan sakses.
    Lead femalenya di movie, sisiran rapi. Si Oh Yeon-seo.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebener'y aku kurang tertarik juga sama lead female'y cheese in a trap, cuma drama dy yg lain ku tonton. Nyehehehe..

      Hapus
  3. She was pretty setelah episode tertentu jadi cantik kok. Ceritanya cukup menarik itu, Bagaimana orang yang tidak terlalu cantik bisa menemukan jodohnya dan bersaing dengan yang lebih cantik. kalau yang cantik kan biasanya emang udah jadi rebutan jadi B aja hehehe. Plus aku suka bagian dia sangat rajin bekerja dalam mencapai cita-citanya jadi penulis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mba Risna byk yg bilang crta'y bagus itu. Ya gpp sih cewek B aja, tp klo terlalu lusuh bikin males aja gitu. Haha.. *subjektif bgt

      Hapus
  4. Buat aku Master Sun itu aja udh serem 🤣

    yang lebih serem dari itu aku gak sanggup pastinya

    She was pretty aku punya dramanya dari jaman kapan gt. Kayanya hasil mengcopy dowloadan entah siapa. Kuintip doang tp kaya gak menarik jd gak lanjut lagi.

    Cheese in the trap masih sempat nonton beberapa episode. Tp iya penampilan ceweknya itu bikin ilfil ya. Kaya sebel dan gak rela lihat pemeran cowoknya suka sama cewek kaya begitu 🤣 Akhirnya kusudahi nontonnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal lead male yg d cheese in a trap lumayan loh, tapi gara2 lead female'y kutinggalkan juga tu drama. Hehe moon maap..

      Hapus
  5. Hehe, bisa ya tatanan rambut mempengaruhi mood nonton..
    Tapi emang sih, klo g rapi malas juga nontonnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba nama'y juga nonton salah satu tujuan saya buat nyari penyegaran. Haha

      Hapus
  6. qiqiqiqiqiqiq, pemainnya nggak sisiran :D

    Saya jaraaanggg banget nonton drakor, beberapa drakor yang saya tonton dengan seksama cuman winter sonata, full house, endless love dan yang populer lama-lama itu.

    Yang baru-baru?
    Nonton dong, itu yang sekolah-sekolah itu apa ya, yang booming tentang parenting dulu itu? sky castle ya? saya nonton dong, 2 hari selesai semua episodenya, tapi saya skip-skip nontonnya wakakakakak.

    Terus itu Jang Nara yang main sama pangeran yang jahat, itu juga nggak sampai 2 hari selesai saya tonton, tapi saya skip banyak hahaha.

    Dan yang Hotel bulan apa sih namanya, lupa judulnya.
    Si kapten Ri
    Drakor pelakor, semua saya tonton, tapi ya gitu di skip-skip hahahaha.

    Soalnya saya tipe orang yang kalau belum selesai, saya nggak nikmat rasanya hidup.
    Jadi mendingan nonton film deh, maksimal 2 jam saya bisa pantengin dengan jelas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wihh Mba rey lumayan tuh tapi yg d tonton update2 semua. Nonton'y skip2 yg penting inti cerita'y dapet ya. Wkwk..

      Saya terbalik, suka kurang tertarik nonton film Korea. Kalo film Hollywood sih hayuk. Hihi..

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉

Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍