
Di awal saya pindah ke rumah kontrakan yang sekarang, rasanya kok ini rumah gerah banget ya? Baru beres-beres rumah sebentar di pagi hari, punggung sudah basah keringat. Padahal baru mandi pagi nih. Lanjut ke aktivitas di dapur, menemani anak bermain di ruang keluarga, tetap kerasa panas. Padahal, matahari belum benar-benar muncul berada di atas kepala.
Saya dan suami sempat berpikir mungkin karena posisi rumahnya yang menghadap timur. Jadi pagi kena matahari dari depan, sore pun terang benderang dari arah dapur. Salah satu faktor lainnya juga soal cuaca yang belakangan memang lagi panas-panasnya.
Lalu saya berpikir lagi, kayaknya rumah kami ini memang butuh partner supaya sirkulasi udaranya lebih nyaman. Sepertinya kipas angin bisa jadi pilihan utama yang lebih hemat listrik!
Mae frens, cuaca panas memang nggak bisa kita atur. Akan tetapi, ada banyak kebiasaan sederhana yang bisa membantu membuat rumah terasa lebih sejuk tanpa harus menyalahkan keadaan. Lanjut baca artikelnya ya!
5 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk
Menciptakan rumah yang nyaman dan terasa lebih sejuk bisa dilakukan dari kebiasaan-kebiasaan sederhana. Jadi, jangan karena posisi rumah yang memang terpapar matahari pagi hingga sore hari, lantas kami pasrah dengan keadaan.
Ada beberapa hal yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya, namun saat tanpa sengaja dilakukan justru sekarang jadi andalan untuk membuat suasana rumah lebih sejuk.
Nah, berikut lima kebiasaan sederhana yang bisa Mae frens coba agar aktivitas di rumah tetap terasa nyaman meski cuaca sedang panas-panasnya:

1. Membuka Jendela di Pagi Hari
Kebiasaan simple tapi sangat berpengaruh ini sudah saya lakukan sejak lama. Begitu bangun tidur, saya biasanya langsung membuka jendela dan pintu selama beberapa saat. Tujuannya supaya udara segar dari luar bisa masuk sekaligus membantu mengganti udara yang semalaman terjebak di dalam rumah.
Rumah memang tidak langsung terasa dingin, tetapi setidaknya ruangan jadi tidak terlalu pengap saat aktivitas dimulai. Memulai hari jadi terasa lebih fresh deh! Apalagi kalau pagi itu cuacanya masih bersahabat, sayang banget kalau dilewatkan.
2. Tutup Gorden Saat Matahari Mulai Terik
Cahaya matahari memang bagus untuk menerangi rumah. Meski begitu, sinar matahari yang masuk terus-menerus saat siang hari juga bisa membuat ruangan terasa lebih panas. Sejujurnya, sebelum pindah ke rumah yang sekarang, saya jarang sekali menutup gorden di siang atau sore hari.
Hal ini pertama kali dilakukan oleh suami saya, ia biasanya menutup gorden di sisi rumah yang terkena sinar matahari langsung. Ternyata, cara ini cukup membantu mengurangi hawa panas yang masuk, dan suhu ruangan terasa lebih sejuk.
Tidak perlu menutup semua gorden, sebagian pun sudah terasa kok efeknya. Rumah tetap terang tanpa harus menyalakan lampu di siang hari, tetapi tidak membuat penghuninya cepat merasa gerah.
3. Rapikan Ruangan agar Sirkulasi Udara Lebih Lancar
Ruangan yang terlalu penuh, selain membuatnya nampak sumpek ternyata juga bisa membuat aliran udara kurang maksimal. Untuk membuat rumah yang memiliki sirkulasi udara lebih maksimal, perhatikan lagi posisi furnitur, rak, atau tumpukan barang yang mungkin menghalangi ventilasi maupun jalur masuknya udara.
Baca tentang: Cara Sederhana Mengukur Keseimbangan Hidup
4. Gunakan Kipas Angin untuk Membantu Sirkulasi Udara
Kalau tiga kebiasaan sebelumnya lebih fokus pada mengurangi hawa panas dari luar, langkah berikutnya yang nggak kalah penting adalah membantu sirkulasi udara di dalam rumah. Salah satu cara paling praktis yang saya lakukan yaitu menggunakan kipas angin.
Selain membantu sirkulasi udara tetap lancar, kipas angin juga membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman. Mau menemani anak belajar, bekerja dari rumah, atau sekadar bersantai pun jadi lebih fokus tanpa terganggu rasa gerah.
Biasanya, saya menyalakan kipas angin di ruang keluarga saat anak bermain atau ketika kami sedang bersantai bersama.

Sesekali kipas juga saya pindahkan ke area kerja atau ruang makan, menyesuaikan dengan aktivitas hari itu. Cara sederhana seperti ini cukup membantu membuat suasana di dalam rumah terasa lebih adem tanpa perlu repot.
Kalau Mae frens sedang mencari kipas angin untuk penggunaan sehari-hari, Kipas Angin Miyako bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Selain dikenal sebagai Kesayangan Nikita Willy, Miyako juga sudah lama dipercaya banyak keluarga Indonesia.
Buat saya, reputasi itulah yang membuat Miyako identik sebagai produk yang awet digunakan dari generasi ke generasi, sekaligus tetap ramah di kantong.
Jadi, rumah tetap terasa nyaman dan adem, sementara seluruh anggota keluarga pun bisa beraktivitas dengan lebih leluasa.
Baca tentang: Inspirasi Morning Routine Bersama Nikita Willy
5. Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik yang Tidak Digunakan
Tanpa disadari, beberapa peralatan elektronik yang terus menyala juga bisa membuat ruangan terasa lebih hangat. Misalnya televisi yang dibiarkan menyala padahal tidak ditonton, atau lampu di ruangan yang lupa dimatikan di siang hari.
Kebiasaan kecil seperti mematikan peralatan yang tidak diperlukan dapat membuat rumah terasa lebih nyaman untuk beraktivitas. Saya sendiri mulai membiasakan seluruh anggota keluarga untuk lebih bijak menggunakan peralatan elektronik.
Selain tagihan listrik jadi lebih stabil terkontrol, rumah juga terasa lebih "lega" karena tidak banyak sumber panas yang bekerja secara bersamaan. Memang bukan sesuatu yang luar biasa, namun jika dilakukan secara konsisten, manfaatnya cukup terasa dalam jangka panjang.
Rumah Nyaman Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari
Setelah mencoba berbagai cara, makin sadar nih kalau kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak yang terasa setiap hari. Mulai dari membuka ventilasi di pagi hari, mengatur cahaya matahari yang masuk, merapikan tata letak ruangan, hingga menjaga sirkulasi udara tetap lancar.
Bagi keluarga kami, memilih pendingin ruangan menjadi pilihan yang lebih bijak karena mampu membantu menjaga kenyamanan rumah sekaligus mendukung kebiasaan menggunakan energi secara lebih efisien.
Kalau Mae frens sedang mencari kipas untuk menemani aktivitas sehari-hari, Mae frens bisa melihat berbagai pilihan dari Miyako yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan di rumah. Saya pun merasa kipas angin bukan lagi sekadar alat elektronik, tetapi sudah menjadi bagian dari kenyamanan rumah setiap hari.
Baca juga: Kipas Angin yang Menyejukkan Saat WFH
Semoga lima kebiasaan sederhana tadi bisa menginspirasi Mae frens untuk menciptakan rumah yang lebih nyaman, meski cuaca di luar sedang panas-panasnya.
Nah, sekarang giliran kalian nih, frens! 😄 Biasanya, apa yang paling sering dilakukan agar rumah tetap nyaman saat cuaca panas? Atau punya tips lain yang belum saya sebutkan? Yuk, ceritakan pengalaman Mae frens di kolom komentar. Siapa tahu tipsnya bisa jadi inspirasi buat pembaca yang lain!

0 Komentar
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉
Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍