Jadi Konsumen Cerdas, Waspada Galon Palsu!

waspada-galon-palsu

Berita mengenai galon palsu yang beredar belakangan dan sempat viral di media sosial membuat saya dag-dig-dug. Meresahkan banget! Pasalnya saya dan keluarga adalah pengguna air mineral dalam kemasan galon.

Makin pinternya oknum-oknum menjahati konsumen, salah satunya dengan mengoplos isi air mineral dalam galon, tentu membuat saya sebagai ibu takut akan bahaya isi galon palsu yang mengintai keluarga kecil saya.

Bukannya minum air mineral jadi tambah sehat, yang ada numpuk penyakit kan di dalam tubuh! Hiiy~ Jangan sampai hal tersebut menimpa keluarga kita ya..

Berita Pemalsuan Air Mineral dalam Kemasan Galon

Pertama mengetahui berita pemalsuan air mineral galon dari story teman saya, dia bercerita kalau di dekat rumahnya, di daerah Panggung Rawi, Cilegon, Banten, terjadi penggerebekan oknum penjual air mineral palsu.

galon-palsu
Story teman saya mengenai pemalsuan galon di sekitar rumahnya

Tak lama berselang, saya juga melihat Chef Devina Hermawan membuat sebuah cuitan di Twitter mengenai kejadian ini.

Berita ini ternyata tersebar luas di media sosial dan portal berita online. Walaupun oknum terkait telah ditangkap dan dijerat pasal Undang-undang Perlindungan Konsumen, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kejadian serupa.

Apalagi, praktik pemalsuan air mineral yang dilakukan di wilayah Cilegon, Banten ini sudah dilakukan sejak 2 tahun lamanya dan baru tertangkap tangan oleh pihak kepolisian belakangan ini.

Berdasarkan histori kepolisian, kasus pemalsuan air mineral galon ini sudah terjadi berulang kali di berbagai wilayah di Indonesia.

Menurut catatan, setidaknya ada 5 kasus yang mendahului kasus di Cilegon tahun 2022 ini. Pertama, kasus galon palsu ditemukan di Bantul, D.I.Yogyakarta, tahun 2011, kemudian di Depok, Jawa Barat, tahun 2016. Tak berhenti sampai di sana, kasus pun berturut-turut ditemukan di Tangerang Selatan, Banten (2017), Pandeglang, Banten (2018) dan Magetan, Jawa Timur (2020).

Ciri-ciri Air Mineral dalam Kemasan Galon yang Sudah Dipalsukan

Mendengar berita pemalsuan air mineral kemasan galon tersebut jelas membuat saya semakin aware untuk memperhatikan bagaimana ciri-ciri air mineral dalam galon yang sudah dipalsukan?

Soalnya, ternyata tutup galon mudah dipalsukan loh! Masyarakat pun semakin sulit untuk membedakan air mineral dalam kemasan galon yang asli atau palsu. Oknum-oknum pun semakin pintar dengan menggunakan tutup dan galon asli tapi galon dipalsukan alias isinya dioplos dengan air dari depot yang sumber airnya tidak jelas.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memberikan keterangan bahwa saat ini tutup galon palsu bisa didapatkan dengan mudah dan sama persis dengan tutup botol kemasan aslinya. Modal yang dikeluarkan pelaku untuk melancarkan aksi kejahatannya ini hanya sekitar Rp5.000,- dan galon yang dipalsukannya dijual kembali dengan harga Rp16.000,-.

ciri-galon-palsu


Adapun ciri-ciri air mineral dalam kemasan galon yang sudah dipalsukan antara lain adalah sebagai berikut :
  • Secara fisik, air mineral palsu berwarna agak keruh. Sebelum mengkonsumsi air mineral, konsumen disarankan untuk mengocoknya terlebih dahulu. Apabila warna air mineral berubah setelah pengocokan dilakukan, sebaiknya konsumen tidak melanjutkan konsumsi air mineral tersebut.
  • Perhatikan bau air mineral dalam kemasan. Air mineral yang asli tentu tidak berbau, berbeda dengan air mineral oplos atau palsu yang berbau sedikit tidak sedap dan berbeda ketika dihirup.
  • Air mineral palsu juga terasa agak kesat dan meninggalkan rasa seperti debu yang menempel di langit-langit mulut setelah air tersebut diminum.
  • Air mineral palsu biasanya dijual dengan harga yang lebih murah daripada harga normal.

Dari ciri-ciri di atas, memang tidak bisa dibedakan jika hanya dilihat sekilas saja ya. Sebab, baik tutup dan badan galon bisa saja asli, namun isi air di dalamnya yang dipalsukan. Secara kasat mata pun, semua tampak asli dan dalam kondisi baik. Kitalah sebagai konsumen sebaiknya juga harus cermat memperhatikan tanggal kadalwarsa dan izin produksi setiap galon yang dibeli.

Cara membedakan antara galon asli dan palsu secara fisik adalah dengan memastikan kode produksi yang berada di tutup dan badan galon sama. Pilih juga galon yang tutupnya tersegel dan terkunci dalam keadaan baik dan rapi.

Di samping itu, jangan mudah percaya meskipun kita membeli air mineral dalam kemasan galon dengan merk yang sudah ternama. Terakhir, ada baiknya jika kita membeli air mineral di toko-toko atau agen resmi yang dipasok langsung oleh produsen air mineral.

Efek Buruk Mengkonsumsi Isi Galon Palsu

Mengkonsumsi air mineral minimal 8 gelas per hari memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Rutin minum air mineral setiap hari juga merupakan salah satu resep awet muda. Tapi, akan terbalik hasilnya jika air yang kita konsumsi ternyata palsu. Zonk banget lah, ya!

Air mineral palsu ini biasanya diambil bukan dari mata air asli, we never know oknum tersebut menggunakan air keran atau air dari sumber tidak bersih lain yang tentunya tidak diproduksi secara higienis.

dampak-buruk-konsumsi-galon-palsu

Berikut adalah bahaya isi galon palsu untuk kesehatan tubuh :

1. Mengandung Kontaminan Bakteri Patogen

Sudah dipastikan bahwa air mineral oplosan tidak melalui tahapan-tahapan seperti penyaringan,  desinfeksi dan pembersihan kemasan selama proses produksinya.

Air minum yang tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) sudah dipastikan mengandung banyak kontaminan berupa bakteri patogen yang menimbulkan berbagai penyakit.

2. Menimbulkan Berbagai Penyakit

Menyambung dari poin pertama, akibat dari bakteri patogen yang terkandung dalam air mineral palsu akan ada banyak sekali penyakit yang bisa menyerang kapan saja. Misalnya saja diare, typhus hingga muntaber.

Duh, nggak kebayang kalau sampai anak-anak mengkonsumsi air kemasan zonk seperti ini T_T

3. Mengandung Partikel Plastik yang Berbahaya

Balik lagi ke sumber air mineral palsu yang nggak jelas asal muasalnya, air minum yang tidak melewati proses seperti yang ditetapkan oleh SNI cenderung mengandung partikel plastik yang ukurannya memang sangat kecil.

Namun, partikel plastik yang terminum dan masuk ke dalam tubuh bisa menimbulkan efek buruk bagi kesehatan. Tak hanya efek jangka pendek saja, efek jangka panjangnya pun siap mengintai.

Jadi Konsumen Cerdas, Hindari Galon Palsu!

YLKI memang sudah memberikan masukan untuk para produsen air minum dalam kemasan galon. Untuk menghindari pemalsuan yang sudah terjadi berulang-ulang, perlu ada tindakan nyata dari pihak produsen.

Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi untuk membuat tutup galon yang sulit ditiru. Adapun saran lain yang diberikan adalah dengan memodifikasi tutup galon setiap beberapa waktu sekali untuk menghindari praktik ilegal ini.

Tak hanya YLKI, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) juga mengusulkan untuk membenahi tata kelola distribusi yang ada saat ini, memperketat rantai pasok, dan juga untuk menggunakan label sekaligus segel sekali buka.

Meski banyak saran-saran yang diberikan ke para produsen, kita sebagai konsumen juga harus cerdas dan cermat dalam membeli air mineral dalam kemasan galon.

Kasus pemalsuan galon isi ulang ini bukan hanya terjadi satu atau dua kali, melainkan berkali-kali dengan merk air mineral yang sudah ternama sejak lama di Indonesia.

Konsumen pun mudah tertipu karena secara sekilas semua bagian galon maupun air mineral di dalamnya tampak asli. Hal ini membuat konsumen harus selalu waspada terhadap konsumsi galon palsu.

Jadi, kalau sudah menemukan ciri-ciri air mineral palsu seperti yang dijelaskan di atas, mending dibuang dan nggak usah disayang-sayang. Sayang diri dan keluarga lebih penting ;) Jangan ragu juga untuk melaporkan kejadian tersebut ke hotline produsen air mineral yang bersangkutan.

Posting Komentar

0 Komentar