Potluck Party, Berbagi dan Mencari Ilmu yang Dibutuhkan

pekan 1 jurnal ulat buncek institut ibu profesional

Akhirnya, para penjelajah "Hutan Kupu-Kupu Cekatan" memasuki tahap metamorfosis baru yakni terlahir sebagai ulat. Setelah melakukan pelacakan kekuatan dan keterampilan yang ingin didalami di tahap telur, sekarang saatnya kami para mahasiswi Bunda Cekatan #3 melahap ilmu yang kami butuhkan.

Di tahap ini, saya mulai menjelajah dan mencari ilmu-ilmu yang sudah saya tuliskan dalam peta belajar. Supaya nggak oleng dan tetap fokus pada tujuan, peta belajar ini akan selalu saya jadikan rujukan ketika saya menemukan ada ilmu yang menarik perhatian saya.


Di pekan pertama ini, saya sebagai ulat mendapatkan makanan berupa ilmu "Cara Meningkatkan Traffic Melalui Media Sosial". Ilmu ini merupakan salah satu ilmu yang saya cari dan tunggu untuk pelajari sebagai bagian dari ilmu blogging dan personal branding sebagai seorang blogger.

Makanan yang Aku Dapatkan

jurnal ulat 1 bunda cekatan batch 3
Makananku pekan ini

Saya mendapatkan ilmu tentang meningkatkan traffic blog ini dari workshop yang saya ikuti bersama komunitas parenting The Asian Parent. Sehubungan saya menjadi anggota VIP dan kontributor di website komunitas tersebut, saya sering mendapat undangan untuk mengikuti workshop menulis untuk bisa mengupgrade skill yang dibutuhkan sebagai content writer.

Workshop tersebut menghadirkan Kirana Anggraini sebagai narasumber, di mana beliau sendiri adalah Head of Content The Asian Parent. Acara ini kemudian menjadi sumber ilmu saya karena ilmu digital marketing ini banyak dibagikan oleh mereka yang sudah melakukan penerapan dan berhasil.

Ini membuat saya lebih tertarik mengambil sumber ilmu mengenai blogging dan digital marketing melalui acara seperti workshop, webinar maupun pelatihan dibandingkan dengan membaca buku terkait.

Bagi teman-teman yang memiliki website bisnis maupun personal blog dan ingin juga memanfaatkan media sosial sebagai jembatan untuk meningkatkan traffic, teman-teman bisa membaca tulisan saya "Memanfaatkan Media Sosial untuk Meningkatkan Traffic Blog".

Makanan yang Aku Butuhkan

Di pekan ini, saya juga diminta untuk menuliskan sumber ilmu yang ingin saya peroleh merujuk pada ilmu-ilmu yang saya tuliskan dalam peta belajar.

Ngomongin sumber ilmu, menurut saya ini bersifat fleksible. Kita bisa belajar dari mana saja sesuai dengan style belajar masing-masing. Saya sendiri memilih belajar melalui online course, video pembelajaran misalkan melalui Youtube, diskusi bersama teman-teman yang sudah lebih mahir dan melalui buku bacaan.

jurnal ulat pekan 1 bunda cekatan
Makanan yang aku butuhkan, sesuai dengan peta belajar

Potluck-Ku

Yang menarik dari tahap ulat ini adalah saya diperkenalkan dengan potluck. Di mana, sebenarnya potluck itu artinya adalah sebuah acara yang para tamunya membawa makanannya masing-masing. Makanan ini kemudian dihidangkan bersama dengan makanan yang dibawa oleh tamu lainnya sehingga bisa disantap bersama-sama.

Saya diminta juga untuk membagikan potluck milik saya. Potluck yang dimaksud adalah ilmu yang sudah saya miliki, saya kuasai dan berhasil saya terapkan dalam keseharian. Dari sekian banyak yang tidak saya kuasai, lol, saya merasa potluck ini bisa saya bagikan pada teman-teman yang juga punya minat menulis.

Konsisten Menulis Selama 1 Tahun

potluck tahap ulat bunda cekatan batch 3

Sejak mulai menulis di tahun 2020 hingga sekarang, saya mengikuti Kelas Literasi Ibu Profesional. Mulanya hanya sebagai wadah agar saya mendapatkan ilmu dan teman-teman yang bisa memberikan suntikan semangat untuk saya menulis lagi.


Tapi ternyata yang saya dapatkan lebih dari sekedar teman dan ilmu, saya juga berhasil membuktikan pada diri sendiri bahwa menjadikan menulis sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari itu bisa banget. Menulis sebagai hobi, bisa dilakukan untuk me time di tengah-tengah kegiatan mengurus anak dan rumah.

Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, sepanjang tahun 2020 dan 2021 saya berhasil mengisi hari-hari dengan menulis minimal 10 tulisan setiap bulannya. Bagaimana saya bisa konsisten menulis seperti itu?

Berikut adalah tips yang bisa saya bagikan untuk menjaga konsistensi menulis selama 1 tahun :

Menentukan Strong Why

Tanpa adanya strong why, konsistensi menulis dapat buyar hanya dalam hitungan hari atau dalam beberapa bulan. Strong why ini yang akan menjadi motivasi kita untuk konsisten menulis.

Mengumpulkan Ide Tulisan

Ide tulisan bisa datang dari mana saja dan kapan saja. Ketika ide tersebut terpikirkan, segera catat supaya kita tidak lupa dan akan selalu punya bahan untuk menulis.

Membuat Outline Tulisan

Dengan membuat kerangka menulis, kita akan merasa lebih mudah, fokus dan terarah pada pembahasan yang ingin kita tulis. Pembaca pun akan merasa lebih nyaman ketika membaca tulisan (terutama di blog) ketika memiliki kerangka yang terstruktur.

Membuat Jadwal Menulis

Saya sendiri tidak membuat jawal detail per hari atau pun di jam berapa saya menulis. Akan tetapi, saya selalu mengusahakan waktu menulis saya adalah ketika anak saya tidur siang atau jika tidur malam cepat.

Tentunya, jadwal ini bisa fleksible disesuaikan dengan kegiatan harian masing-masing personal.

Disiplin dan Tidak Menunda

Ketika sudah merencanakan, "Minggu ini gue mau nulis 3 tulisan", maka usahakan untuk disiplin dan tidak menunda dengan banyak alasan. Jika memang alasan penundaan itu penting dan mendesak, maka luangkan waktu di hari lain untuk menulis menggantikan hari yang bolos tadi.

Nulis Aja Dulu

Mulanya, saya termasuk penulis yang overthinking. Tulisan gue bagus nggak sih? Emang bakal ada yang mau baca tulisan gue? Udah nulis, lalu membaca tulisan teman-teman lain kemudian merasa jiper dan akhirnya tidak jadi menulis.

I've been there. Haha. Tapi, mind block seperti itu membuat saya sadar kalau saya nggak akan bisa maju dan berkembang kalau saya terus berpikir seperti itu. Akhirnya, saya memberanikan diri untuk nulis aja dulu.

Tulis aja mulai dari hal receh, pengalaman sehari-hari, atau hal menarik lain yang teman-teman alami. Tanpa memikirkan struktur kalimat, PUEBI, kepanjangan atau kependekan tulisannya, bakal ada yang baca atau nggak? Nulis aja dulu.

Tentunya, seiring dengan berjalannya waktu kita PASTI menginginkan tulisan kita semakin baik dan berkembang. Pada waktunya nanti, kita ingin belajar memperbaiki tulisan sedikit demi sedikit :)

Potluck yang Aku Dapatkan

Selain membagikan potluck milik diri sendiri, di pekan ini saya juga ikut mencicipi potluck milik teman-teman ulat lainnya. Senangnya karena berbagi ilmu yang sangat banyak dan bermanfaat tentunya.

Di sini, saya belajar untuk fokus dan menggunakan kacamata kuda. Tujuannya adalah agar bisa memilih mana ilmu yang menarik dan membuat saya tertarik karena memang itu sesuai dengan apa yang ada pada peta belajar saya.

Ada 3 potluck yang saya dapatkan dari teman-teman ulat, yaitu :

1. Mastermind, Pengendali Emosi Diri
G.N Habibah, IP Palembang

2. Menyadari Pengasuhanku, Menemukan Cara Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Buah Hati
Dwi Purnama Jumanisanti, IP Bontara

3. Mengenal Platform Blog
Thalita Rahma, IP Jakarta

Posting Komentar

1 Komentar

  1. mba imaa aku padamu,,,masih belajar ngeblog ni dari mba imaa,,sehat selalu ya berkah ilmunyaa

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.

Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉

Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍