Selasa, 21 April 2020

Bersama Sahabat, Berikut 7 Momen Paling di Kenang Saat Kuliah di Yogyakarta


Ketika mendengar lagu yang dipopulerkan oleh Kla Project berjudul "Yogyakarta" di putar, secara otomatis aku ikut bernostalgia dengan masa-masa kuliah 11 tahun lalu. 2009 saat pertama kali aku menjejakkan kaki di kota penuh selaksa makna tersebut, sebagai mahasiswi.

5 taun menyelesaikan studi S1 di tambah dengan kuliah profesi membuat kota Jogja penuh kenangan. Setelah kepindahanku dari kota tempat tinggal sebelumnya yaitu Cilegon, aku tidak yakin akan mendapat sahabat-sahabat sebaik yang terdahulu. Namun, ternyata di kota inilah aku menemukan another comfort zone bersama sahabat-sahabat baruku.

Baca juga : BerPINDAH

Terhanyut aku akan nostalgi
Saat kita sering luangkan waktu
Nikmati bersama suasana Jogja

Begitu banyak momen indah yang dilalui bersama sahabat saat kuliah dulu, tidak mungkin jika ku bagikan seluruhnya dalam satu judul tulisan, oleh karenanya aku telah merangkum 7 momen paling di-kenang bersama sahabat selama menghabiskan masa kuliah di Jogja :

1. Makan di Burjo

Mendekati 100% aku yakin semua mahasiswa/i yang berkuliah di Jogja pernah mencicipi bagaimana sensasi makan di Warmindo alias Warung Indomie atau lebih populer di sebut Burjo.

Bagi mahasiswa/i yang ingin berhemat, burjo adalah tempat yang paling cocok untuk mengenyangkan perut tanpa membuat kantong tipis. Mengenang masa lalu, di dekat kosku dulu warung Burjo menjual nasi sarden seharga Rp.5.500,- dan nasi telor Rp.4.500,-! Porsi nasinya banyak, dilengkapi dengan sambal dan sedikit sayuran. Puas banget nggak sih?! Sekarang nggak tau dah berapa persen kenaikan harga di Burjo?

Selain harganya yang murmer, beberapa Burjo buka 24 jam sehingga dimanfaatkan oleh para mahasiswa/i untuk begadang sembari menyelesaikan tugas atau sekedar ngopi-ngopi sambil ngobrol bersama teman-teman.

Aku sendiri dulu kerap begadang di Burjo sambil membawa handout atau materi kuliah untuk belajar bersama teman-teman kos menjelang ujian. Sering juga menghabiskan malam setelah kegiatan UKM usai dengan makan kelewat malam dan chit-chat hahahihi sampai lupa waktu.

By the way, kenapa disebut Burjo? Yang pernah ku dengar sih, karena warung ini identik dengan berjualan Bubur Kacang Hijau (Ijo) selain berdagang Indomie, makanya warung makan yang penjualnya kebanyakan berasal dari Kuningan ini disebut Burjo.

2. Kumpul Bareng Komunitas

Sebagai mahasiswi yang tidak betah di kos terus-terusan, dulu aku mengeksiskan diri di kampus dengan mengikuti berbagai komunitas baik di dalam jurusan mau pun dalam skala universitas.

Baca : Berkomunitas

Hal yang menyenangkan ketika kita terjun dalam suatu komunitas bukan hanya mengadakan event dan membuat project, tapi menghabiskan waktu bersama anggota lainnya. Jujur saya, aku merasa begitu akrab dan nyaman dengan beberapa teman satu komunitas hingga rasanya seperti saudara sendiri. Mereka lah yang akhirnya menjadi comfort zone saat suntuk menghadapi kuliah dan praktikum.

Kumpul bersama komunitas bukan hanya sekedar menyibukkan dan melarikan diri dari kehidupan perkuliahan, tapi juga belajar banyak hal tentang organisasi yang menurutku lebih berguna saat sudah bekerja.

3. Sleepover di Kosan Teman

Menghabiskan weekend, bergosip, menonton film, tahun baruan bersama, memberi surprise saat sahabat ulang tahun atau menghabiskan malam untuk belajar kejar tayang sehari sebelum ujian datang.

Kadang kosan teman dianggap seperti kosan sendiri, keluar masuk sesuka hati karena pemilik kosnya pun sudah hafal dengan wajah kita. Hanya numpang menghabiskan jam kosong di kosan teman untuk tidur siang sementara pemilik kosnya masih kuliah pun sering dilakukan.

Salah satu momen yang paling mengesankan ya nginep-nginep di kosan teman itu? Banyak cerita bahagianya bahkan kadang ada yang mengalami kejadian horror! Apakah kalian diantaranya?

4. Jalan-Jalan ke Kaliurang

Kaliurang memang salah satu destinasi wisata wajib untuk pelancong yang datang ke Jogja. Sebelum muncul objek-objek wisata kekinian, Kaliurang adalah tempat wisata yang sangat populer bahkan hingga saat ini.

Beberapa objek wisata yang bisa kalian kunjungi di daerah Kaliurang adalah Museum Gunung Merapi, Museum Ulen Sentalu, Area Rekseasi Kaliurang beserta Gardu Pandangnya, juga merasakan hawa sejuk menginap di villa-villa yang banyak disewakan di daerah sana.

Sebagai mahasiswi pendatang pada masanya, aku bersama sahabat-sahabatku juga tidak mau ketinggalan melewatkan momen mengunjungi Kaliurang. Menginap di villa sambil bakar-bakar jagung dan sosis, outbound dan makrab, makan sate kelinci atau sekedar mampir untuk makan nasi klenyer sepulang kuliah di salah satu warung yang berjualan disana. Sungguh a moment to remember.

5. Mencicipi Kuliner Khas Jogja

Kalau ini pasti lah yaa! Namanya kuliner khas suatu daerah tidak boleh sampai lolos. Apalagi Jogja yang terkenal dengan beragam makanan khas, harga miring dan rasa yang menggugah selera. Sejauh apa pun tempatnya, diusahakan datang kesana deh.

Semasa kuliah dulu, aku sering sekali mencoba-coba mendatangi tempat kulineran di Jogja yang terkenal pada masanya. Mulai dari tempat makan dengan harga mahasiswa  hingga kafe-kafe hits  pernah aku singgahi bersama sahabat-sahabatku, bahkan kami rela touring untuk mencicipi kuliner khas Jogja yang tempatnya cukup jauh dari pusat kota.

Selain untuk menghabiskan waktu bersama mereka sambil menikmati hidangan khas Jogja juga untuk memanfaatkan sebaik mungkin momen selama masih di Jogja.

6. Karaokean

Siapakah yang doyan karaokean seperti diriku dulu? Rasanya jika kepala mumet karena memikirkan ruwetnya perkuliahan, karaoke menjadi aktivitas pelepas penat yang tepat bersama sahabat. Dulu sih, sekarang mana ada waktu untuk hore-hore seperti itu? Haha.

Sebelum ujian, setelah selesai ujian, saat bosan datang, ada ulang tahun teman, kumpul bareng teman-teman organisasi atau memakai voucher karaoke sebelum hangus adalah momen-momen dimana karaoke menjadi kegiatan pilihan di samping yang lainnya.

7. Nonton Bareng Rame-Rame

Selain karokean, aktivitas "hura-hura" yang biasa dilakukan oleh banyak mahasiswa/i di Jogja adalah menonton film bersama teman-teman. Aku sendiri merupakan penggemar film dan tidak jarang mengurangi stress dengan cara menonton film. Entah di bioskop atau pun di kosan teman yang lain.

Biasanya kegiatan ini kami lakukan setelah selesai ujian tengah semester, ujian akhir maupun sehabis praktikum untuk mengademkan otak yang ngebul. Hehe.

Hanya dengan menuliskan hal-hal di atas, rasanya sudah senang sekali bisa flashback ke masa-masa kuliah. Biarpun rasanya nggak mau balik lagi, sih, jadi mahasiswi. Cukup lah merasakan kuliah-praktikum-skripsi dan ujian akhir sekali saja. LOL!

Sekian 7 momen paling ngangeni bersama sahabat selama kuliah di Jogja. Kalau kalian, momen apa yang paling kalian rindukan selama kuliah?

Sukabumi, 21 April 2020

22 komentar:

  1. Makan di silla yang bayar yang ultah. Sungguh kenikmatan duniawiiiii mewaaaah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makan makanan mevvah cuma pas ada yg traktiran ultah doang. Wkwk. Niqmat..

      Hapus
  2. Aku banyak tahu kehidupan anak kuliahan/kos di Jogja itu pas baca Anak Kos Dodol series. haha, kocak dan memorable. Kalau gak salah, kegiatan karaokean juga dibahas di buku itu. Dulu, pas aku kuliah kayaknya gak ngerasain. Mungkin karena kami-kami lebih suka nonton haha.

    Terakhir ke Jogja 2017 dan masih banyak yang mau dieksplor. Kangen juga sama Jogja jadinya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe saya malah belum baca anak kos dodol. Famous sih itu ya bukunya, malah jadi dapat rekomendasi buku bacaan dari sini. Iya memang banyak banget tempat yang bisa dieksplor di Jogja..

      Hapus
  3. Pernaaahh saya mengutarakan keinginan ke ibunda kalau ingin kuliah di Jogja (biar bisa merasakan suasana luar hometown Surabaya mbaa hehe), rupanya beliau ngga kasih izin. Pas tes SNMPTN pilih IPC (biar dapat 3pilihan PTN) dan salah satu PTN yg dipilih adlh UGM. Rupanya justru lolosnya di UNAIR. Memang doa ibunda paling mujarab ya.
    Dannn ke Yogya kesempatannya cuma rekreasi doang hihihi. Salam kenal mbak Ima, blognya bagus sekali ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, terima kasih Mbak.
      Ya nggak apa-apa, Mbak. Setiap momen kuliah dimanapun pasti punya kenangan-kenangan tersendiri yang nggak didapat di kota-kota lain deh. Hihi..

      Hapus
  4. Kalo bahas jogja ada rasa sedih sekaligus bahagia. Sedih, soalnya dulu pengen kuliah di Jogja tapi ga kesampean gara-gara ortuku kena tipu sampe keuangan keluarga ambruk. Tapi juga bahagia, soalnya bbrp tahun kemudian aku akhirnya bisa ke Jogja dalam rangka perpisahan bareng temen-temen kampus. Menghabiskan waktu 3 hari 2 malam sambil keliling daerah istimewa, rasanya istimewa banget. hehe

    Jogja itu hawanya selalu menenangkan. Orang-orangnya juga ramah. Jajanannya juga murah-murah. Sampai sekarang, jogja selalu jadi destinasi utamaku kalau pengen liburan jauh. (Oya, sunrise di kereta ekonomu adalah momen favoritku)

    Fajarwalker.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Atagfirullah, turut berduka Mas. Wih, saat udah kerja dan merantau ke Bandung saya juga suka sekali mudik ke Jogja naik kereta. Liat sunrise-nya kayak seger banget gitu ya. Haha..

      Hapus
  5. Wah seru banget ya kuliah di Jogja. Aku dulu kuliah di Bogor tapi ya gitu, agak jauh dari mana-mana karena suka macet hahaha. Anw Kaliurang itu panjang juga ya. Inget dulu nanya temen dia kost di Kaliurang, eh ternyata jauh juga dari tempat kenalan yang satunya lagi wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kaliurang itu dari km.4 sampai 20an juga masih jalan kaliurang tuh, Mbak. Wkwk. Kalau tempat wisata kaliurangnya ya di yang paling atas.

      Hapus
  6. Baca tulisan ini pas hujan2 dan yang diletakkan di awal adalah bubur kacang ijo (burjo), jadi sukses lah bikin tambah mupeng...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi, kalau bubur kacang ijo ada dimana-mana kayaknya ya..

      Hapus
  7. Kebetulan kakak saya juga kuliah di jogja, jadi jogja sudah seperti rumah ke 2. Bahkan, saya punya keinginan buat tinggal di jogja. Yang saya suka dari jogja kulinernya yang beragam dan murah. Bikin betah

    BalasHapus
    Balasan
    1. salah satu yang bikin asyik hidup di Jogja memang murahnya kulinernya ya. Saya juga awal-awal datang ke Jogja agak shock sama harga makanannya yang miring-miring. Wkwk, sekarang sih udah banyak juga tempat-tempat gaul yang harga makanannya kayak di mall-mall gitu..

      Hapus
  8. Masa masa kukiah yang kelak bakalan dirindukan banget ini. By the way Burjo atau Warmindo, di Jakarta pun sama sebutannya.

    Di Jogja ada menu Es Ijo nggak sih? Kalau di Jakarta tuh ada.

    Huwa sebagai kota pelajar, Jogja memang menyimpan banyak kerinduan yang bikin pengen balik lagi ke sana. Aku juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Es Ijo baru denger sih, adanya soto ijo tuh deket kampus. Hehe. Momen kuliah emang ngangeni, tapi bukan momen belajar-belajarnya kalau buat saya. Wkwk..

      Hapus
  9. Waaahh.. Bagian sleepover itu bener banget, mbak. Sebagai anak kos, aku rasa, dimanapun kita kuliah, sleepover di kos teman itu memang asyik banget.

    Pernah 3x ke Jogja karena ada rekuitmen karyawan waktu masih lajang dulu. Nginep di kos teman. Dan yes, suasananya, kaya yang mbak gambarin ini. Ah.. Jadi kangen ke jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya momen sleepover itu kayaknya semua mahasiswa pernah ngalami ya. Haha, seru-seruan bareng temen-temen. Ayok mbak main lagi ke Jogja, saat situasi dan kondisi udah aman-aman tentunya. Hehe.

      Hapus
  10. yeay ketemu sama anak yang kuliah di jogja juga. Hai, mba maesha, salam kenal.


    tujuh momen tersebut sudah saya rasakan juga. Ah, jadi kangen teman-teman tempat numpang tidur dulu. Kebetulan aku tinggal di asrama yg jauh dari kampus, jadi sampai punya langganan nginep juga kalau ada event kampus sampai malam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul bangeet kalau ada event kampus bisa sampai tengah malam masih sibuk ngurusin acara. Capek tapi senang. Kapan lagi bisa begitu. Haha..

      Hapus
  11. Masa-masa kuliah memang seru dan menyenangkan ya Mbak,apalagi kalau kuliahnya di Yogyakarta yang selalu ngangenin, bakalan susah move on. Saya beberapa kali liburan ke Yogya dan memang Yogya seistimewa itu sehingga tidak pernah bosan ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di Jogja itu enaknya kalau mau ke mana-mana gampang. Bisa janjian dadakan dan langsung berangkat. Kalau di Bandung atau Jakarta kayaknya susah deh janjian ndadak2 gitu. Wkwk..

      Hapus