Selasa, 06 April 2021

Semua Anak Adalah Bintang, Tantangan Hari Ke-6


Assalammualaikum,

Sudah memasuki hari ke-6 menuliskan jurnal observasi guna menemukan bintang dalam diri anakku. Pada zona terakhir di kelas Bunda Sayang ini, mengangkat tema Semua Anak Adalah Bintang. Setiap anak memiliki potensi dan bakatnya tersendiri, selama itu baik dan bermanfaat untuk anak maka orang tua sebaiknya ya mendukung dan memfasilitasi anak agar minat bakatnya terasah.

Hari ini aku akan kembali melanjutkan ceritaku membersamai Dipta belajar art and craft. Ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan oleh pendamping saat menemani anak membuat prakarya di antaranya adalah memberikan konten fantasi di bawah usia anak 6 tahun, menyediakan terlalu banyak alat dan bahan untuk anak usia dini, memberikan standard pada karya seni, terlalu banyak bicara atau berkomentar saat anak bekerja dan memberikan pujian yang tidak efektif dan berlebihan.

Selama mendampingi anakku membuat prakarya, hal pertama yang paling aku tahan dan mencoba untuk tidak melakukan kecuali diperlukan adalah berkomentar. Di awal-awal, aku memberikan contoh bagaimana memegang krayon atau pulpen atau kuas cat air dan memberikannya kesempatan untuk melakukannya juga. Mulanya tentu genggamannya tidak sempurna, namun ternyata tanpa harus diberitahu secara berulang-ulang, anak mampu untuk menemukan kenyamanannya sendiri dalam memegang alat gambar.

Aku juga meminimalisir berkomentar saat ia sedang serius dan fokus bekerja menggambar, mewarnai atau melukis bahkan menggunting. Aku melihat kalau area pembelajaran ini adalah salah satu area di mana anakku bisa fokus dan betah berlama-lama melakukannya, sehingga area art and craft ini adalah wadah di mana aku bisa memperpanjang rentang fokusnya karena ia memang tertarik akan hal ini.

Aku juga jarang sekali membuat standard pada anakku kalau ia harus menggambar rumah seperti apa, pohon seperti apa, bukit seperti apa dan sebagainya. Aku mendengar kalau hal ini bisa merusak daya imajinasi anak-anak dan  membuat kreativitas mereka terbatasi, selain itu dapat juga loh menurunkan rasa percaya dirinya.

Awalnya aku ragu bagaimana caranya ia dapat menggambar sesuatu ketika aku tidak memberikannya arahan harus seperti menggambar rumah, mobil dan sebagainya. Tetapi, suatu ketika setelah berminggu-minggu ia menggambar bebas, mencoret-coret dan mencampur warna, ia menggambar sesuatu yang lebih berwujud. Saat aku bertanya, ia menjelaskan kalau dirinya menggambar rumput dan bunga di depan rumah. Masha Allah, terharu lah mamakmu ni!

Semua Anak Adalah Bintang, Tantangan Hari Ke-6

Observasi Kegiatan Harian :

Observasi hari ke-6


Nama : Dipta

Usia : 2 tahun 5 bulan

Periode Observasi : 1-10 April 2021

Nama Aktivitas (Hari Ke-6) :
Beberapa aktivitas yang aku lakukan bersama anakku dan aku amati terbagi menjadi 5 jenis kegiatan yaitu "Pengenalan Konsep Matematika", "Art and Craft", "Stimulasi Bahasa", "Exercise of Practical Life" dan "Keagamaan".

Dalam aktivitas "Pengenalan Konsep Matematika", hari ini aku mencoba untuk mengenalkan Dipta pada simbol angka-angka. Ditambah dengan benda konkretnya sehingga ia tau mana yang 1, 2 dan seterusnya. Ia hanya terlihat enjoy melakukan aktivitas tersebut namun masih belum mudah mengerjakannya sehingga bintang yang aku berikan 1.

Berikutnya adalah aktivitas seputar "Art and Craft". Kegiatan yang kami lakukan adalah melukis menggunakan bagian bawah dari botol air minum. Melihat ia senang dan merasa mudah mengerjakannya, aku memberikannya bintang 2 hari ini untuk kegiatan tersebut.

Selanjutnya, kegiatan yang aku lakukan untuk "Stimulasi Bahasa" adalah dengan bercerita mengenai pesawat Boeing dari buku yang saat ini menjadi favoritnya. Ia senang sekali menghitung berapa jumlah pesawat yang ada di buku, menyebutkan warna serta bagian-bagian dari pesawat tersebut. Bintang yang aku berikan untuk stimulasi bahasa ini adalah 2.

Kegiatan di area "Exercise of Practical Life" hari ini Dipta bersemangat untuk makan dan mengambil minumnya sendiri saat sarapan pagi. Bintang yang kuberikan untuk ini adalah 2.

Terakhir adalah aktivitas "Keagamaan". Hari ini, Dipta tampak bersemangat saat diajak untuk sholat Dzuhur bersama diriku. Aku memberikannya bintang 2 karena melihat ia enjoy dan bisa mengikuti gerakan sholat meskipun belum sempurna.

Sekian catatan observasiku mengenai kegiatan Dipta hari ini guna menemukan minat dan bakatnya. Besok akan disambung lagi!

#harike-6
#tantangan15hari
#zona8bintang
#semuanakadalahbintang
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar