Kdrama Review : The King Eternal Monarch, Tentang Dunia Paralel, Pengkhianat Kerajaan dan Alice In The Wonderland

By Imawati A. Wardhani - Juli 08, 2020


TULISAN INI MENGANDUNG SPOILER!

Annyeonghaseyo!

Akhirnya aku kembali membuat review dari drama Korea yang baru aku tonton, setelah terakhir aku me-review drama yang sudah sering aku tonton yaitu Secret Garden (2010).

Kali ini, aku akan membahas drama Korea-nya Lee Min Ho oppa yang terbaru yaitu The King : Eternal Monarch (TKEM). Di awal tayang, drama ini mendapat sambutan yang luar biasa oleh para penggemar Lee Min Ho. Bagaimana tidak? Dalam trailer diperlihatkan sosok Lee Min Ho menggunakan pakaian kerajaan sedang naik kuda putih di tengah hutan bambu. Melihat pesona dan kharismanya, langsung para fans Lee Min Ho ber-ommo-ria!

Aku pun sebenarnya sudah penasaran ingin menonton drama ini sejak mulai ditayangkan di Netflix bulan April lalu. Namun, sabar menanti hingga semua episodenya keluar baru aku start menonton. Bukan tim on going soalnya. Hehe.

Jalan Cerita

Para aktor dan aktris TKEM
(IG : @actorleeminho)
Pada awal episode pertama, penonton akan disuguhkan dengan adegan berdarah-darah ketika sesosok raja dibunuh oleh adiknya sendiri. Putera laki-lakinya, yang merupakan pewaris tahta kerajaan menjadi saksi atas kejadian tersebut.

Dengan tangannya yang mungil, raja kecil tersebut memberanikan diri untuk mengangkat pedang yang ada di samping jasad ayahandanya dan mencoba melawan pamannya. Pedangnya kemudian membelah seruling yang sedang dipegang oleh pamannya menjadi dua bagian.

Dengan kejam, pamannya yang menjadi pengkhianat kerajaan mencoba membunuh raja kecil keponakannya sendiri dengan cara mencekik lehernya.

Tidak berapa lama, datang pasukan polisi yang mencoba menghentikan aksi pemberontakan di dalam kerajaan ini. Seseorang menyelamatkan sang raja kecil dan raja berhasil mengambil tanda pengenal dari polisi yang menyelamatkannya tersebut.

Dunia Paralel

Dalam drama ini, ada satu benda krusial yang merupakan inti dari keseluruhan cerita. Benda tersebut adalah seruling bambu yang disebut Manpasikjeok.

Manpasikjeok merupakan benda turun-temurun yang hanya dimiliki oleh raja dari Kerajaan Corea. Seruling bambu ini ternyata memiliki kekuatan ajaib yaitu menjadi kunci dari gerbang antara dunia paralel. Dengan manpasikjeok, siapapun dapat pergi keluar masuk menembus ruang dan waktu untuk melakukan perjalanan ke dunia lain di luar kerajaan Corea.

Raja Lee Gon (Lee Min Ho) yang memiliki setengah dari manpaksijeok melakukan perjalanan menembus batas dunianya untuk mencari pamannya yaitu Pangeran Lee Lim (Lee Jung Jin) yang juga memiliki setengah dari manpaksijeok.

Tidak hanya itu, Lee Gon juga melakukan travelling ke dunia paralel untuk bertemu dengan penyelamatnya semasa kecil dulu yang kemudian menjadi kekasihnya, Jung Tae Eul (Kim Go Eun).

Pengkhianat Kerajaan

Cerita fiksi ini akan banyak mengandung teka teki dan pertanyaan di awal-awal episode yang kemudian satu per satu terjawab di akhir-akhir episode.


Teka teki ini bermula dari awal episode dimana Lee Gon kecil yang nyaris tewas ditangan pamannya diselamatkan oleh seseorang yang ia ketahui bernama Jung Tae Eul. Setelah ditelusuri, nama Jung Tae Eul tidak ada dalam catatan warga negara Kerajaan Corea. Anehnya, tahun yang tercantum pada tanda pengenalnya pun bukanlah tahun saat itu melainkan 25 tahun yang akan datang.

After 25 years, he's not aging!
(Source : allkdrama.com)
Setelah mengetahui adanya dunia paralel, Lee Gon kerap melakukan perjalanan ke Republik Korea. Di Republik Korea, Lee Lim ternyata banyak melakukan pembunuhan guna merekrut pengikut sebanyak-banyaknya dengan menukar hidup mereka ke dunia di Kerajaan Corea. Intinya ia mencampur baurkan antara dua dunia yang seharusnya berjalan sendiri-sendiri.

Hal ini karena baik di Kerajaan Corea maupun Republik Corea memiliki masing-masing orang dengan wajah yang sama namun berbeda nama. Istilah dalam drama ini adalah doppelganger. Lee Lim memanfaatkan doppelganger dengan membunuh salah satu orang yang ia inginkan dan memindahkan hidup orang lain yang wajahnya sama ke Kerajaan Corea untuk dijadikan bawahannya.

Ia pun melakukan rencana untuk melakukan kudeta pada Kerajaan Corea. Lee Gon yang berusaha mencari tau keberadaan pamannya dan mengetahui niat jahatnya tersebut tidak tinggal diam. Ia berpikir keras tentang kejadian-kejadian aneh yang muncul selama melakukan perjalanan bolak balik dari Kerajaan Corea ke Republik Korea. Ia yakin bahwa kejadian tersebut berhubungan erat dengan keberadaan separuh manpaksijeok di tangan pamannya.

Alice In the Wonderland

Dalam drama ini, diceritakan bahwa Raja Lee Gon adalah seorang pembelajar dan pecinta buku. Salah satu buku yang ia sukai adalah Alice In the Wonderland.

Ia pun teringat dongeng ini ketika mengejar seseorang yang mengenakan sweater bertudung kelinci. Seperti dalam dongeng, akhirnya Lee Gon menemukan jalan menuju dunia lain dengan terbukanya gerbang dunia paralel oleh manpaksijeok yang selalu ia bawa kemana-mana.

Raja Lee Gon bersama Letnan Jung Tae Eul
(IG : @actorleeminho)
Lee Gon kemudian menemukan pujaan hatinya di dunia lain, Jung Tae Eul. Nama yang sudah ia kenal sejak ia berusia 8 tahun, pertemuan pertama mereka membuat Lee Gon sedikit bersedih karena Jung Tae Eul tentu sama sekali tidak mengenalinya. Letnan polisi wanita ini juga menganggap cerita Lee Gon mengenai Kerajaan Corea adalah fiksi ilmiah.

Semuanya berubah ketika Lee Gon mengajak Jung Tae Eul untuk ikut bersamanya ke Kerajaan Corea. Perlu waktu bagi Tae Eul untuk mencerna semua kenyataan tersebut, kemudian sejak saat itulah kisah cinta mereka di mulai.


Jujur saja, kisah cinta LDR semacam ini membuatku yang menontonnya ikut sedih. Aku pribadi tidak suka dengan hubungan jarak jauh, antar kota atau pulau saja sudah sering galau bagaimana antar dunia?!

Oppa, gajimaaa~
(Source : allkdrama.com)
Tae Eul sering sekali menangis menanti kedatangan Lee Gon ke Republik Korea. Karena sedang menjalankan misi mencari Pangeran Lee Lim, Lee Gon kadang hanya mampir sebentar ke Republik Korea untuk menemui Tae Eul kemudian pergi lagi. Hiks.

Akhir Cerita

Meskipun berakhir bahagia, ada ketidakpuasan dalam diriku saat menyelesaikan episode terakhir drama ini. Teka teki dan segala pertanyaan yang muncul sejak episode awal terjawab di episode-episode terakhir dengan cara yang begitu doang.

Berkat kerjasama Lee Gon dan pedang abadinya, Yo Yeon (Woo Do Hwan), ia berhasil membunuh Pangeran Lee Lim dengan cara kembali ke masa lalu. Masa lalu yang berubah juga mengubah kehidupan di masa selanjutnya. Hampir semua yang terjadi pada episode 1 sampai 15 seperti tidak ada artinya karena sebagian orang yang terlibat di Republik Korea tidak mengenal Lee Gon dan Yo Yeon.

Raja bersama Pedang Abadinya
(IG : @actorleeminho)
Realisasi dari perkataan Lee Gon yang menyebut Jung Tae Eul akan menjadi permaisuri di Kerajaan Corea pun tidak terjadi hingga akhir cerita. Berbekal manpaksijeok, Lee Gon dan Jung Tae Eul berkencan menembus dunia paralel di setiap akhir pekan.

Menurutku, drama ini cukup seru dan menghibur. Meskipun bergenre fantasy romance, rasanya romance-nya tidak terlalu menonjol karena hubungan jarak jauh antara Lee Gon dan Tae Eul. Sekalinya ketemu ya uwwuuw~ juga sih mereka, tapi aku melihat cerita ini lebih ke bagaimana Lee Gon menyelesaikan misinya dengan mencari dan membunuh Lee Lim.

Apapun makanannya pasti rasanya enak deh!
Untuk penggemar Lee Min Ho, kalian jangan khawatir karena TIDAK AKAN RUGI menonton The King : Eternal Monarch ini. Haha, maaf ngegas sedikit. Kerupawanan Lee Min Ho benar-benar terpancar saat ia mengenakan pakaian kerajaan. Saat menjadi warga negara di Republik Korea pun, ketampanannya tidak berkurang. Betul-betul bikin betah nontonnya deh, disamping karena ceritanya yang seru dan juga aktingnya yang tidak perlu diragukan lagi.

Sekian dulu review The King : Eternal Monarch (2020) dalam tulisan ini. Bagi kalian yang sedang mencari-cari drakor terbaru untuk ditonton, TKEM ini menjadi salah satu yang recommended. Silakan ditonton!

Terima kasih sudah membaca review + spoiler TKEM disini. Hehe.

Sukabumi, 09 Juli 2020

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar