Jumat, 07 Februari 2020

Mengapa Menulis?


Salah satu resolusiku ditahun 2020 ini adalah menjalankan kembali hobi lama yang sudah sering kali kutinggalkan, menulis. Aku ingin kembali rutin merangkai kata-kata, mengekspresikan suasana hati dan mengulik informasi yang menurutku cocok untuk ditulis. Selain itu, sudah waktunya untuk mengurus blog yang ada sejak tahun 2010 tapi diabaikan bertahun-tahun lamanya, kasihannya kau.

Menulis adalah hobiku sejak duduk disekolah dasar. Menulis buku harian, menulis cerpen, bahkan pernah membuat koran dari tulisan tangan dan dijual ke teman-teman sekelas. Sepertinya dulu aku senang berimajinasi dan mengekspresikannya lewat tulisan.

Seiring berjalannya waktu, kepadatan aktivitasku pun bertambah, berkuranglah waktu untuk menulis (alasan) hingga akhirnya jemariku sudah tidak terbiasa lagi menulis. Sedih deh sebenarnya. Tapi kemudian, kesempatan menulis dalam waktu yang tak terbatas itu datang lagi. Sekarang, aku bisa menulis dengan bebas tanpa harus memikirkan hal lain kecuali memenuhi kebutuhan anak dan suami serta berbenah rumah.

Mengapa menulis? Karena aku suka. Haha. Selain itu, menulis adalah suatu kegiatan produktif yang bagiku paling mudah dilakukan. Hanya bermodal ponsel dan jari, aku bisa merangkai kata-kata dan bercerita tentang apa pun sehingga menghasilkan suatu tulisan. Selain itu, menulis juga menjadi sarana untuk melepaskan beban pikiran, cara  termudah melepas stress tanpa harus pergi ke pantai ya dengan menulis begini.

Ternyata, banyak loh manfaat yang bisa didapatkan dengan rutin menulis. Dari hasil membaca sana-sini, kira-kira ini beberapa manfaat menulis yang telah aku rangkum :
- Menulis itu tak lepas dari kebiasaan membaca, semakin sering kita membaca maka tulisan kita pun akan semakin berkembang. Hal ini berarti kita memperluas wawasan melalui membaca dan menulis.
- Menulis itu bagaikan mengasah otak untuk terus berpikir dan belajar. Menulis merupakan salah satu olahraga otak yang berfungsi mencegah kepikunan dimasa tua (sumber : Kompasiana).
- Menulis dapat membantu memulihkan emosi, salah satu media positif untuk mengalirkan rasa yang ada didalam diri kita. Apabila kalian memiliki masalah dengan kontrol emosi, coba deh salurkan melalui tulisan. Insha Allah bisa memperpanjang sumbu agar emosi tidak cepat meledak.
- Menulis merupakan suatu cara berkomunikasi yang efektif, ketika kata-kata melalui lisan tak mampu mengungkapkan apa yang ada didalam hati.
- Menulis jelas mengasah kreatifitas dalam berpikir, imajinasi yang ada didalam kepala kemudian dituangkan ke dalam tulisan mampu menghasilkan suatu karya yang luar biasa.

Begitulah kira-kira manfaat dari kegiatan menulis yang bisa kita dapatkan. Maka dari itu, rutin menulis menjadi salah satu resolusi terbesarku di tahun ini. Hobi yang dapat memberikan banyak manfaat, rugi sekali jika aku tidak mengerjakan sesuatu yang aku senangi selagi ada waktu. Salah satu upayaku untuk tetap semangat menulis adalah dengan mengikuti komunitas menulis, banyak sekali teman-teman yang menginspirasi dan memotivasi. Mereka bisa loh menulis hampir setiap hari selama setahun, WOW banget! Tentunya tulisan yang dihasilkan juga yang memberi manfaat untuk yang membaca. Gimana nggak bikin semangat tuh?!

Ada satu quote tentang menulis yang begitu menyentuh sehingga membuatku yakin bahwa kegiatan ini layak untuk diteruskan, yaitu :
"Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa, suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah dimana," oleh Seno Gumra Ajidarma.

Mari budayakan menulis!

Sukabumi, 07 Februari 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar