Rabu, 03 Maret 2021

Pendidikan Seksualitas, Tantangan Hari Ke-1


Assalammualaikum,

Setelah melewati tantangan di zona ke-6 kemarin mengenai "Stimulasi Matematika dan Finansial", saat ini aku bersama teman-teman petualang di Pantai Bentang Petualang memasuki zona ke-7. Semakin menantang karena pembahasannya mengenai "Pendidikan Seksualitas". Selain itu, ada hal yang berbeda dengan zona-zona sebelumnya. Apa tuh?

Di zona ke-7 ini, kami para petualang di kelas Bunda Sayang batch 6 bukan hanya diberikan tantangan untuk menulis jurnal harian seperti biasa. Kami diberikan tugas untuk melakukan diskusi kelompok, membuat materi dan presentasi. Wah, something new nih! Pembagian kelompok dilakukan berdasarkan regional, kebetulan regional Sukabumi bergabung dengan regional Tasikmalaya dalam satu kelompok. Kami dikelompokkan di kelompok 29 dengan jumlah anggota kelompok 26 orang.

Total pembagian kelompok adalah 35 kelompok, masing-masing kelompok akan mendapatkan topik yang akan menjadi bahan diskusi dan sebagai persiapan untuk presentasi. Total topik yang dibahas adalah 10, masing-masing tentunya terkait dengan tema besar pada zona ini yaitu mengenai "Pendidikan Seksualitas".

10 Topik di zona tujuh yang akan dibahas

Sebelum masuk ke zona ini, jujur aku belum memikirkan bagaimana cara untuk mengajarkan pada anakku mengenai pendidikan seksualitas ini. Selain dari mengenalkannya pada perbedaan gender antara perempuan dan laki-laki, aku belum sampai pada tahap mendalami sedini apa aku harus mengajarkan tentang seksualitas ini pada anakku. Apa saja yang harus aku persiapkan untuk memberinya pengetahuan dan arahan nantinya? Semua belum terpikirkan sampai akhirnya aku masuk ke zona tujuh ini.

Pendidikan seksualitas sejak dini ternyata berperan penting dalam tumbuh kembang anak-anak. Dari materi yang sebelumnya telah diberikan, dikatakan bahwa di Indonesia banyak tercatat kasus pelecehan seksual. Sebenarnya bukan hanya di Indonesia, bahkan di negara maju sekalipun kejadian ini masih marak terjadi.

Mirisnya, salah satu penyebab banyaknya kasus pelecehan seksual ini terjadi karena ketidaktahuan korban bahwa dirinya pernah mengalami sexual abuse hingga akhirnya ia mengalami suatu kelainan pada dirinya atau kita sering sebut dengan penyimpangan seksual.

Dalam tantangan zona tujuh kali ini, aku bersama dengan teman-teman di kelompok 29 mendapatkan topik mengenai "Penyimpangan Seksualitas, Pencegahan dan Solusinya." Selama lima hari ke depan, kami akan mempersiapkan literatur sebagai bahan diskusi serta pembuatan materi presentasi. Kemarin, pembagian kelompok baru dilakukan sehingga yang kami lakukan pertama kali tentu saja berkenalan dengan teman-teman asal Tasikmalaya.

Selanjutnya, kami membuat outline aktivitas yang harus dilakukan untuk persiapan presentasi. Dari hasil diskusi yang dilakukan hari ini, kami mengambil kesimpulan untuk melakukan diskusi tatap muka pada pukul 19.00 - 21.00 WIB secara daring. Pembahasan yang akan dijadikan bahan diskusi antara lain adalah :

1. Pengertian penyimpangan seksual
2. Contoh / jenis penyimpangan seksual
3. Penyebab penyimpangan seksual
4. Pencegahan (sebelum terjadi)
5. Solusi (jika sudah terjadi)

Diskusi pertama akan dilakukan malam ini, beberapa dari anggota kelompok kami sudah memberikan sumber referensi yang akan kami gunakan sebagai bahan diskusi malam ini.

Sepertinya untuk tantangan jurnal hari pertama hanya ini yang dapat aku ceritakan. Setelah berdiskusi nanti malam, dalam jurnal esok hari aku akan menceritakan lebih detail lagi mengenai apa yang telah kami diskusikan dan beberapa teori terkait isu penyimpangan seksual yang sayangnya masih banyak terjadi di negara kita.

Sukabumi, 3 Maret 2020

Tidak ada komentar:

Posting Komentar