
Di awal saya pindah ke rumah kontrakan yang sekarang, rasanya kok ini rumah gerah banget ya? Baru beres-beres rumah sebentar di pagi hari, punggung sudah basah keringat. Padahal baru mandi pagi nih. Lanjut ke aktivitas di dapur, menemani anak bermain di ruang keluarga, tetap kerasa panas. Padahal, matahari belum benar-benar muncul berada di atas kepala.
Saya dan suami sempat berpikir mungkin karena posisi rumahnya yang menghadap timur. Jadi pagi kena matahari dari depan, sore pun terang benderang dari arah dapur. Salah satu faktor lainnya juga soal cuaca yang belakangan memang lagi panas-panasnya.
Lalu saya berpikir lagi, kayaknya rumah kami ini memang butuh partner supaya sirkulasi udaranya lebih nyaman. Sepertinya kipas angin bisa jadi pilihan utama yang lebih hemat listrik!
Mae frens, cuaca panas memang nggak bisa kita atur. Akan tetapi, ada banyak kebiasaan sederhana yang bisa membantu membuat rumah terasa lebih sejuk tanpa harus menyalahkan keadaan. Lanjut baca artikelnya ya!
5 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Rumah Terasa Lebih Sejuk
Menciptakan rumah yang nyaman dan terasa lebih sejuk bisa dilakukan dari kebiasaan-kebiasaan sederhana. Jadi, jangan karena posisi rumah yang memang terpapar matahari pagi hingga sore hari, lantas kami pasrah dengan keadaan.
Ada beberapa hal yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh saya, namun saat tanpa sengaja dilakukan justru sekarang jadi andalan untuk membuat suasana rumah lebih sejuk.
Nah, berikut lima kebiasaan sederhana yang bisa Mae frens coba agar aktivitas di rumah tetap terasa nyaman meski cuaca sedang panas-panasnya:

1. Membuka Jendela di Pagi Hari
Kebiasaan simple tapi sangat berpengaruh ini sudah saya lakukan sejak lama. Begitu bangun tidur, saya biasanya langsung membuka jendela dan pintu selama beberapa saat. Tujuannya supaya udara segar dari luar bisa masuk sekaligus membantu mengganti udara yang semalaman terjebak di dalam rumah.
Rumah memang tidak langsung terasa dingin, tetapi setidaknya ruangan jadi tidak terlalu pengap saat aktivitas dimulai. Memulai hari jadi terasa lebih fresh deh! Apalagi kalau pagi itu cuacanya masih bersahabat, sayang banget kalau dilewatkan.
2. Tutup Gorden Saat Matahari Mulai Terik
Cahaya matahari memang bagus untuk menerangi rumah. Meski begitu, sinar matahari yang masuk terus-menerus saat siang hari juga bisa membuat ruangan terasa lebih panas. Sejujurnya, sebelum pindah ke rumah yang sekarang, saya jarang sekali menutup gorden di siang atau sore hari.
Hal ini pertama kali dilakukan oleh suami saya, ia biasanya menutup gorden di sisi rumah yang terkena sinar matahari langsung. Ternyata, cara ini cukup membantu mengurangi hawa panas yang masuk, dan suhu ruangan terasa lebih sejuk.
Tidak perlu menutup semua gorden, sebagian pun sudah terasa kok efeknya. Rumah tetap terang tanpa harus menyalakan lampu di siang hari, tetapi tidak membuat penghuninya cepat merasa gerah.
3. Rapikan Ruangan agar Sirkulasi Udara Lebih Lancar
Ruangan yang terlalu penuh, selain membuatnya nampak sumpek ternyata juga bisa membuat aliran udara kurang maksimal. Untuk membuat rumah yang memiliki sirkulasi udara lebih maksimal, perhatikan lagi posisi furnitur, rak, atau tumpukan barang yang mungkin menghalangi ventilasi maupun jalur masuknya udara.
Baca tentang: Cara Sederhana Mengukur Keseimbangan Hidup
4. Gunakan Kipas Angin untuk Membantu Sirkulasi Udara
Kalau tiga kebiasaan sebelumnya lebih fokus pada mengurangi hawa panas dari luar, langkah berikutnya yang nggak kalah penting adalah membantu sirkulasi udara di dalam rumah. Salah satu cara paling praktis yang saya lakukan yaitu menggunakan kipas angin.
Selain membantu sirkulasi udara tetap lancar, kipas angin juga membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman. Mau menemani anak belajar, bekerja dari rumah, atau sekadar bersantai pun jadi lebih fokus tanpa terganggu rasa gerah.
Biasanya, saya menyalakan kipas angin di ruang keluarga saat anak bermain atau ketika kami sedang bersantai bersama.

Sesekali kipas juga saya pindahkan ke area kerja atau ruang makan, menyesuaikan dengan aktivitas hari itu. Cara sederhana seperti ini cukup membantu membuat suasana di dalam rumah terasa lebih adem tanpa perlu repot.
Kalau Mae frens sedang mencari kipas angin untuk penggunaan sehari-hari, Kipas Angin Miyako bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan. Selain dikenal sebagai Kesayangan Nikita Willy, Miyako juga sudah lama dipercaya banyak keluarga Indonesia.
Buat saya, reputasi itulah yang membuat Miyako identik sebagai produk yang awet digunakan dari generasi ke generasi, sekaligus tetap ramah di kantong.
Jadi, rumah tetap terasa nyaman dan adem, sementara seluruh anggota keluarga pun bisa beraktivitas dengan lebih leluasa.
Baca tentang: Inspirasi Morning Routine Bersama Nikita Willy
5. Kurangi Penggunaan Peralatan Elektronik yang Tidak Digunakan
Tanpa disadari, beberapa peralatan elektronik yang terus menyala juga bisa membuat ruangan terasa lebih hangat. Misalnya televisi yang dibiarkan menyala padahal tidak ditonton, atau lampu di ruangan yang lupa dimatikan di siang hari.
Kebiasaan kecil seperti mematikan peralatan yang tidak diperlukan dapat membuat rumah terasa lebih nyaman untuk beraktivitas. Saya sendiri mulai membiasakan seluruh anggota keluarga untuk lebih bijak menggunakan peralatan elektronik.
Selain tagihan listrik jadi lebih stabil terkontrol, rumah juga terasa lebih "lega" karena tidak banyak sumber panas yang bekerja secara bersamaan. Memang bukan sesuatu yang luar biasa, namun jika dilakukan secara konsisten, manfaatnya cukup terasa dalam jangka panjang.
Rumah Nyaman Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari
Setelah mencoba berbagai cara, makin sadar nih kalau kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten bisa memberikan dampak yang terasa setiap hari. Mulai dari membuka ventilasi di pagi hari, mengatur cahaya matahari yang masuk, merapikan tata letak ruangan, hingga menjaga sirkulasi udara tetap lancar.
Bagi keluarga kami, memilih pendingin ruangan menjadi pilihan yang lebih bijak karena mampu membantu menjaga kenyamanan rumah sekaligus mendukung kebiasaan menggunakan energi secara lebih efisien.
Kalau Mae frens sedang mencari kipas untuk menemani aktivitas sehari-hari, Mae frens bisa melihat berbagai pilihan dari Miyako yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan di rumah. Saya pun merasa kipas angin bukan lagi sekadar alat elektronik, tetapi sudah menjadi bagian dari kenyamanan rumah setiap hari.
Baca juga: Kipas Angin yang Menyejukkan Saat WFH
Semoga lima kebiasaan sederhana tadi bisa menginspirasi Mae frens untuk menciptakan rumah yang lebih nyaman, meski cuaca di luar sedang panas-panasnya.
Nah, sekarang giliran kalian nih, frens! 😄 Biasanya, apa yang paling sering dilakukan agar rumah tetap nyaman saat cuaca panas? Atau punya tips lain yang belum saya sebutkan? Yuk, ceritakan pengalaman Mae frens di kolom komentar. Siapa tahu tipsnya bisa jadi inspirasi buat pembaca yang lain!

51 Komentar
Ah iya, apalagi surabaya yang terkenal sangat panas. Tentu sjaa kipas angin jadi kebutuhan penting. Aku selain membuka jendela, ya nyalain kipas biar lebih sejuk. Dan pastinya, aku juga pakai kipas angin Miyako
BalasHapusWaahh iya Mbak DK, kalo di Sby kayaknya kipas angin jadi kebutuhan primer nggak sih kayak di Tangsel? Gerah banget soalnya. Sama ya kita kipasnya. Gimana reviewnya pakai kipas angin Miyako?
HapusJelas, kebutuhan prime banget. Pake kipas Miaykoy so far aman aman aja. Awet lho. Emang kualitas nggak bisa bohong
HapusJelas, kebutuhan prime banget. Pake kipas Miaykoy so far aman aman aja. Awet lho. Emang kualitas nggak bisa bohong
HapusWah relate banget sama kondisi rumah yang kadang terasa gerah, apalagi kalau matahari sudah mulai terik 😅 Aku juga baru kepikiran sih kalau hal-hal sederhana kek buka jendela pagi, ngatur posisi barang, sampai nutup gorden ternyata cukup berpengaruh ke kenyamanan rumah. Kipas angin juga emang jadi penyelamat banget, terutama kalau sedang beraktivitas bareng bocil. Ternyata rumah nyaman itu tidak selalu harus pakai AC ya, kebiasaan kecil yang dilakukan rutin juga bisa bikin perbedaan. Makasih tipsnya, Maekyuuu❤️
BalasHapusYuhuuu.. Bandung mah tara segerah Tangsel tapi yaa. Pake kipas malah bikin makin dingin nggak tuh?
HapusCeu'...apa benar, supaya kipasnya awet, kita yang muter kipasnya diem? #hmmm
BalasHapusHahaha aya-aya wae ah.. Supaya awet, dipajang di lemari kaca 😆
HapusCuaca akhir-akhir ini cukup panas. Kalau rumah sirkulasi udaranya kurang bagus pasti panas banget sih.
BalasHapusNah pakai kipas angin ini bisa jadi salah satu solusinya. Apalagi buat yang nggak kuat pakai AC ya. Selain iti kipas angin juga lebih gampang dipindah-pindah ruangan.
Apalagi merk Miyako ini sudah terpercaya. Banyak yang pakai sejak dulu.
Kalo di Bandung mah masih relatif aman ya Mba masalah suhu, kecuali daerah2 kayak di Sapan gitu gerah juga mereun. Kipas angin yang jelas lebih hemat listrik yaa terus betul banget bisa nomaden dia pindah ke mana-mana..
HapusCuaca akhir-akhir ini emang panas banget ya. Kalau sirkulasi udara kurang baik pasti lebih panas lagi.
BalasHapusNah, ini bisa diakali dengan menggunakan kipas angin. Apalagi untuk rumah yang nggak pakai AC. Lagipula pakai kipas angin lebih praktis bisa dibawa-bawa ke ruangan lain.
Kipas angin Miyako ini bisa jadi salah satu merk yang patut dipertimbangkan. Sudah banyak yang pakai sejak dulu.
Mba Aci termasuk yang suka pakai kipas atau gimana nih? Punya pengalaman pakai Miyako juga kah?
HapusMbak Imaaa tengkyuu banget sharing-nya.
BalasHapusIni aku baca sambil merasakan hawa panassss Surabaya, yg untungnya ada angin sepoi-sepoi dari kipas angin!
Memang sih, kipas angin superhero buat masyarakat urban, apalagi yg tinggal di kota berhawa fanaasssss.
Dan produk Miyako se-lovable itu.
Awettt berkualitas dan sangat reliable ceunah!
Wahh kayaknya kalau Surabaya pendingin ruangannya mesti double or triple kali ya Mba. Hehe.. Inget saya liburan ke rumah saudara di Surabaya itu ya kipas ya AC nyala semua. Haha..
HapusNoted untuk tipsnya kak
BalasHapusKebetulan saya orangnya nomaden dan kadang apes nemu lokasi kos atau kontrakan. Kadang cuma fokus yang penting pintu atau jendela ke buka. Tapi ternyata ada aspek lain yang bisa bikin ruangan adem
Hihi boleh dicoba tips lainnya mbak..
HapusKipas angin pilhan saya untuk menjaga suhu ruangan di tempa kerja supaya tetap sejuk dan suasana kerja tetap terjaga, kebayang jika ruangannya panas, pasti ngga betah buat kerja di ruangan itu.
BalasHapuskebetulan saya juga menggunakan Miyako di tempat kerja, kipas ini awet meski udah lama di pake tidak berisik, biasanya kalo kipas yang merk aba- abal baru dipake sebulan aja udah berisik.
Udah mah berisik, suka nggak adem padahal masih baru. Ah kecele deh mang sama merk abal-abal mah. Mending yang pasti-pasti aja ya.
HapusBtw kok saya jadi ngakak itu baca komen anonim di atas. Hihi, ada warga kampung saya juga bilang gitu. Dasar dia tukang bodor ... Kalau mau awet kipasnya jangan dinyalakan, kita aja yg muter² seperti kipas. Wkwkwkwkwk...
BalasHapusBtw saya juga di rumah ada kipas angin. Gitu deh sering saya geser kemana aja saya nyaman
Kadang di dapur kadang di depan dekat meja tulis
Kalau ada kipas angin memang praktis ya
Wkwkwk iya teh, siapa pula itu yang komen.. Aya wae ah.. Pokoknya mah di mana kita berkegiatan, kipas mesti nemenin ke mana-mana ya!
HapusKalau udah jadi kesayangan Nikita Willy mah gereget banget berarti ini kipas angin nya, apalagi produknya dari Miyako yang udah terkenal dengan kualitasnya dan jaminannya yang terpercaya.
BalasHapusBiasanya juga kalau kesayangan artis atau seleb dan tokoh, suka banyak yg ngikut buat menggunakannya ya
HapusKipas angin Miyako memang sebagus itu sih. Harga juga lumayan terjangkau in this economy...
Iyaa setuju, in this economy cukup sulit lho cari produk berkualitas dengan harga terjangkau. Miyako nih salah satunya yang masih mempertahankan kualitas dan ramah di kantong.
HapusAku juga mbaaa, sehari2 pun pakai kipas kalau siang. Krn ga mungkin ac hidup 24 jam. JD ac cuma malam aja, siangnya Ampe sore pasti kipas.
BalasHapusDan brand yg aku percaya dari zaman sekolah Ampe skr, udh pasti Miyako 😍😍. Udah terbukti, kupas yg dulu dibeli papa zaman kami sekolah aja masih dipakai di rumah papa, dan itu Miyako. Saking aweeeet. Dan papa termasuk tipe yg pinter ngerawat barang.
JD pas aku kuliah, ngekos sebelum nikah, sampe dah nikah, tetep pake Miyako. Yg udah terjamin awet ,😄👍
Waw testimoni pengguna setia Miyako dari lama nih yaa. Memang kalau brandnya udah terkenal turun temurun kita jadi nggak ragu buat pakai juga ya Mbak Fan..
HapusTipsnya sederhana, tetapi sangat berguna untuk diterapkan sehari-hari, Mbak. Kadang saat rumah terasa panas, kita langsung berpikir harus menggunakan AC, padahal mengatur sirkulasi udara dan memakai kipas angin dengan tepat juga bisa membuat ruangan terasa lebih nyaman. Kipas angin memang menjadi pilihan yang praktis karena mudah dipindahkan sesuai kebutuhan dan penggunaan listriknya juga lebih bersahabat. Aku setuju bahwa kenyamanan rumah bukan hanya bergantung pada peralatan elektronik, tetapi juga dari kebiasaan kecil penghuninya. Jadi ingin mulai lebih memperhatikan posisi kipas dan aliran udara di rumah, nih.
BalasHapusIya ya, kadang kebiasaan sederhana kalau konsisten dilakukan hasilnya terlihat juga.
HapusDududuuuu cakep bangeeettt rumahmu mbak! Nuansa cozy tropikal..
BalasHapusKadang kita menganggap rumah nyaman itu harus selalu pakai AC, padahal kipas angin yang dipilih dan ditempatkan dengan tepat juga bisa bikin ruangan terasa adem sekaligus lebih hemat listrik. 😊
Sebagai orang yang lebih sering kerja dan beraktivitas di rumah, aku jadi makin sadar kalau kenyamanan itu lahir dari hal-hal sederhana yang sering kita abaikan. Oya satu hal lagi, aku penganut pasang kerai di teras garis keras hihi
Aku juga melakukan itu untuk menjaga rumahku tetap nyaman dan nggak terlalu panas, Kak. Buka jendela dan pintu di pagi hari. tutup korden kalau sudah panasnya sudah mulai masuk. Sama yang nggak kalah penting. Harus ada kipas angin sih.
BalasHapuskebetulan saya gak cocok dengan AC, malah cocok dengan kipas angin
BalasHapusAneh ya? Setelah searching ternyata penyebabnya cara kerja AC gak alami
beda dengan kipas angin yang cara kerjanya alami
Karena itu setiap pulang ke Jogja, saya segera pasang kipas angin Miyako agar bisa beraktivitas dengan nyaman
Sama Ambu.. mamah mertua juga lebih nyaman menggunakan kipas angin.
HapusJadi gak heran kalo ke rumah mertua, kipas angin nyala terusss..
Alhamdulillah.. main di rumah ((hehehe.. anaknya mageran)) tetap segeerr udara mengaliirr.. secara surabaya mashaAllah..
Betul mbak. Daerah saya Tangerang Selatan juga di hari - hari tertentu panasnya diatas normal. Kadang sehari saya bisa mandi tiga kali karena keringatan terus. Saya juga membuka jendela - jendela tiap subuh, agar udara segar masuk dan pertukaran udara lancar. Karena di ruang tamu saya tidak pasang AC jadi saya sedia kipas angin juga kalau udara sudah mulai terasa panas. Kebetulan saya pakai kipas angin Miyako juga, dan alhamdulillah awet tahan lama.
BalasHapusRumah saya menghadap barat. kalau pagi aman, tapi siang menuju sore di musim kemarau, pasti panas terik matahari terasa sampai ke dalam rumah, makanya saya juga sependapat dan sering melakukan kebiasaan poin 2, yaitu menutup gorden kalau panas lagi terik-teriknya. Lumayan banget bisa mengurangi gerah dan panas dalam rumah.
BalasHapusKalau rasa gerahnya sudah tak terkontrol, penggunaan kipas angin bisa jadi alternatif solusi yang cocok. Secara anginnya bisa disetel sesuai kebutuhan dan penggunaan listriknya juga lebih hemat, ya
rumahku juga lumayan dapet jepretan sinar matahari, jadi kalau siang hawanya lumayan nyelekit. Paling pas emang mainin gorden di jam-jam terik, terus dibantu angin dari kipas biar udaranya muter dan nggak sumpek. Lumayan hemat listrik juga ketimbang nyalain AC seharian, kan?
BalasHapusSemprot-semprot air ke lantai sebelum disapu juga biasanya lumayan bikin adem.
Samaa Kak, rumah saya juga madep timur. Jadi cahayanya silauuu bingit.
BalasHapusUntuk cuaca di Malang juga moody, kadang adem kadang puanaaas. Jadi tetap butuh kipas angin.
So far udah punya mixer dan magic com Miyako, next mau beli kipas angin Miyako juga ah.
Bener banget aku sepakat sama lima cara yang mbak jabarkan buat menjaga rumah supaya sirkulasi udara bagus dan terasa makin nyaman. Maklum, sekarang udah musim kemarau. Bogor pun berasa panas.
BalasHapusKebiasaan aku di rumah, pagi pasti buka pintu dan jendela, bersihkan rumah, so pasti siang pake kipas angin. Thanks ya udah kabarin lima kebiasaan baik supaya rumah nyaman.
Tips nomor 2 soal nutup gorden pas matahari mulai terik itu paling relate buat saya, Mbak, soalnya selama ini saya justru sering lupa dan baru nutup pas rumah udah kepalang panas. Ternyata cuma kebiasaan kecil kayak gitu bisa ngaruh signifikan ya ke suhu ruangan.
BalasHapusKipas Angin Miyako ini sudah terkenal kehandalannya dan cocok banget buat mengadakan suhu ruangan.
Relate banget! Beberapa minggu ini rumahku di Bekasi yg mataharinya 12 ini jauh lebih panas dari biasanya. Aku jadi ikut kepikiran buat natain posisi furnitur biar aliran udaranya gak terhalang. Thx tipsnya mbak.
BalasHapuscuaca saat ini memang sedang panas. Saya pun merasakan di Depok. Dan benar, saat saya buka pintu dan jendela pagi hari, maka udara sedikit sejuk. Tapi tak bertahan lama, karena matahari siang kembali menyapa. Jadi andalan saya memang kipas angin. saya bahkan pakai 2, biar bisa saling gantian.
BalasHapusKebayang yaaa segarnya udara dari luar masuk saat jendela dibuka. Terus kita duduk di pinggir jendela dan ada kipas angin miyako yang berhembus memberi angin ke tubuh yang sedang gerah...apalagi kipas angin nya kiaps angin Miyako..barangnya bagus berkualitas dan awet.
BalasHapusselain dari segi pemanfaatan jendela dan ruang yang ada di rumah, memang kehadiran kipas angin di rumah kita sekarang ini sangat diperlukan mengingat negara kita ini beriklim tropis ya. Jadinya kalau pas kemarau itu berasa banget panasnya dan pastinya ada ruang yang tidak efektif jika menggunakan AC saja sehingga diperlukan juga kipas angin untuk menambah kesejukan rumah
BalasHapusdengen cuaca yang luar biasa panasnya, memang kita juga harus menyesuaikan diri. Langkah2 yang disebutkan di artikel ini memang bener banget. Selain menghemat listrik, usahakan untuk mematikan alat2 eletronik jika sedang tidak digunakan. Seperti tv, lampu apalagi membiarkan kabel charger padahal handphone tidak sedang diisi daya-nya. Plus, pakai kipas angin juga sangat membantu banget utk meredakan panas dalam rumah.
BalasHapusKebanyakan orang mengira rumah yang sejuk harus selalu mengandalkan AC. Padahal kebiasaan sederhana seperti membuka jendela di pagi hari, menutup gorden saat matahari terik, dan menjaga sirkulasi udara juga sangat membantu. Saya juga setuju bahwa kipas angin bisa menjadi pilihan yang praktis dan lebih hemat listrik untuk menjaga kenyamanan di rumah, terutama saat cuaca sedang hot potato seperti sekarang, kalau kipas angin nayala rasanya jadi semring seperti kena angin pas naik motor he...he...
BalasHapusDaripada pake AC, aku lbh suka pake kipas angin sih. Apalagi merek Miyako. Udh terbukti keandalannya nih. Aku jg pny rice cooker hingga kompor, bahkan kipas angin jg.
BalasHapusAwet nih. Udh 5 tahun ga ada masalah berarti. Paling cuman hrs bersihin aja di kipasnya sama bagian motornya. Mantap deh pokoknya kalo punya Miyako.
Mbak Ima jujurly hampir setiap ruangan di rumahku pakai kipas secara Sidoarjo kan panas gitu lho, jadi banyak terbantu dengan kipas untuk meredakan suhu di dalam rumah, kalau pagi dan sore buka jendela agar angin masuk dan udaranya bisa sirkulasi, tapi kalau siang mending ditutup karena tambah gerah.
BalasHapusNah saya malah kebalikannya ini, kalo pagi tuh suka malessss banget buka jendel dan pintu. Selain karena takut ada orang jahat, takut juga kucing di dalem rumah saya kabuur... hihhi.
BalasHapusPadahal, sebenarnya buka jendela dan pintu itu bagus kan yaaa buat memperkuat sirkulasi udara?
Tapi untungnya, di rumah saya juga sekarang udah ada kipas angin. Merk miyako pula, yang secara durabilitasnya cakep bangetttt..
Recommended si sejauh pengalamanku. Apalagi kalo model barunya, bentukannya cakep banget. Minimalis.
Yang biasa aku lakukan buat kurangi udara panas di rumah efek musim kemarau biasanya: buka pintu dan jendela pas subuh. Kemudian bener kata mbak, tutup jendela dan pakai gorden buat amankan jendela dari panasa matahari kalau lagi terik dan so pasti pake kipas angin sih, biar sirkulasi udara lebih mengalir dan sering beberes rumah juga, biar nggak banyak debu serta kotoran.
BalasHapusKalau rumah adem, nyaman, bisa produktif ya.
Bahkan Bandung aja juga lagi panas nih, mbak. Aku yang biasanya tim kopi panas, atau minuman hangat lainnya, jadi sering bikin es kopi. Sama, di rumah juga nyaris nonstop nyalain kipas dan kalau pagi saat udara masih dingin kami buka pintu dan jendela lebar-lebar.
BalasHapusDi rumah kami, walaupun ada AC, tetapi demi kesehatan dan buat penghematan listrik haha, jadinya lebih sering pakai kipas angin juga.
BalasHapusKalau pagi-siang biasanya selain menyalakan kipas, kami juga buka lebar2 semua bukaan yang ada, terutama jendela.
Setuju banget, sebaiknya merapikan ruangan supaya selain enak dipandang juga membantu udara dalam ruangan bersirkulasi dengan baik.
Kipas angin merek Miyako emang udah umum sekali ya di Indonesia. Merek lokal tapi udah terbukti kualitasnya bagus. Udah gitu belakangan model kipasnya gemes, cakep modelnya. Nggak malu2in lha dipajang di ruang tamu hehe.
Kamar kami menghadap barat jadi kalau siang ke sore berasa panasnya jadi ya tutup gorden dan untung ada pohon jadi lebih teduh.. kipas angin berkualitas bagus seperti Miyako juga membantu rumah terasa lebih adem ya
BalasHapusRumah kalau sudah menghadap timur atau barat, panas mataharinya memang terasa banget. Ya, walau rumah jadi gak gampang lembab, tapi orang di dalam jadi mudah gerah. Lampu yang lama hidup juga bisa ngaruhin panas rumah ya. Untuk area yang gampang gerah, memang butuh banget kipas angin.
BalasHapusTerima kasih sudah berkunjung dan membaca tulisan saya 😊 yang mau ngobrol-ngobrol terkait artikel di atas, yuk drop komentar positif kalian di kolom komentar.
Mohon untuk tidak meninggalkan link hidup ya, Frens! 😉
Satu lagi, NO COPAS tanpa izin ya. Mari sama-sama menjaga adab dan saling menghargai 👍